Pusat Restui Musda KNPI Jatim di Surabaya

Surabaya, Bhirawa
Dualisme Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pusat menular di Jatim. DPP KNPI yang diketuai Fath el Fauz A Rafik dengan Sekjen Ilyas Indra akan menggelar Musda di Surabaya, awal Mei 2018 mendatang.
Sekjen KNPI Ilyas Indra mengatakan telah menyetujui Musda KNPI Jatim digelar di Surabaya awal Mei 2018. Keputusan itu disepakati saat pertemuan pengurus DPP dan DPD KNPI Jatim sembari memperingati malam Isra Mi’raj di Surabaya, Sabtu (14/4). Hadir dalam pertemuan itu Sekjen KNPI Ilyas Indra dan jajaran DPP, Abraham Srijaya, Dian Assafri, Alfan Arif. Mereka menemui Ketua KNPI Jatim Blegur Prijanggono dan Ketua MPI KNPI Jatim M Rizal.
“Pertemuan tersebut mendorong agar KNPI Jatim untuk menggelar musda sesuai dgn petunjuk DPP KNPI di bawah pimpinan Fath el Rafik Mei mendatang,” kata Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD KNPI Jatim Aan Ainurrofik, Sabtu (14/4).
Dijelaskan Aan, bahwa DPP KNPI merestui KNPI Jatim untuk melaksanakan musda dengan seluruh OKP yang berhimpun di bawah kepemimpinan Blegur Prijanggono dan juga DPD kabupaten/kota yang masih loyal. Serta segera mengaktifkan KNPI kabupaten/kota yang belum terbentuk dengan menunjuk pelaksana tugas di kabupaten/kota setempat. “Instruksi dari DPP, silakan KNPI Jatim menggelar musda dipersiapkan dengan baik dan harus melibatkan OKP dan DPD KNPI kabupaten/kota se-Jatim,” terangnya.
Sekjen KNPI Ilyas juga menambahkan, DPD KNPI Jatim di bawah pimpinan Blegur diminta konsolidasi dengan baik. Termasuk bila peserta musda Trenggalek ingin bergabung untuk memilih Ketua KNPI Jatim yang baru. “Kalau mereka mau gabung dipersilakan saja sesuai dengan hati nuraninya,” imbuh Sekjen Ilyas Indra.
Senada hal tersebut Ketua MPI Jawa Timur M Rizal merespon baik masukan dari DPP dan DPD KNPI Jatim. Pihaknya akan segera mengundang OKP yang berhimpun di KNPI Jatim yang menurut catatan ada 42 OKP.
Sekadar diketahui perpecahan KNPI Jatim ditandai dengan penolakan OKP yang berhimpun di KNPI karena dianggap menyalahi keputusan musda KNPI XI di Sidoarjo 2012 lalu. Bahwa musda XII dilaksanakan di Surabaya serta tidak diketemukan dalam AD/ART istilah carateker namun jika DPD KNPI dianggap vakum maka MPI (Majelis Pemuda Indonesia ) yang mengambil alih atas persetujuan DPP KNPI. Kenapa DPD KNPI Jatim vakum atau tidak segera musda karena selama ini di DPP ada dualisme kepemimpinan.
Pertemuan kemarin juga memutuskan kepada Sekretaris KNPI Jatim Muslich Hasyim diberi tugas khusus untuk segera mengundang DPD KNPI kabupaten/kota yang masih aktif sesuai SK kepengurusannya yang masih berlaku. “Namun bagi yang kepengurusanya sudah tidak ada seperti Banyuwangi, Madiun, Trenggalek, Pamekasan dan beberapa daerah akan segera dibuatkan Plt ( pelaksana tugas),” pungkas Rizal. [cty]

Tags: