PT Sharp Indonesia Kembali Peroleh IDPBA di Tahun 2018

Asst. Manager Digital Strategy SEID, Ponco Satrio saat menerima penghargaan IDPBA 2018.

(Pertahankan Citra Merek)
Surabaya, Bhirawa
Kompetisi yang begitu ketat di era digital ini memicu Sharp Indonesia untuk menguatkan strategi guna mempertahankan citra merek. Atas upaya ini, Sharp Indonesia kembali mendapatkan penganugerahaan Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2018 untuk empat kategori produk yaitu LED TV, AC, mesin cuci dan vacuum cleaner.
Dengan diterimanya penghargaan ini sekaligus menunjukan tingkat popularitas keempat kategori produk Sharp tersebut di media digital. “Hampir semua merek menggunakan media sosial dan website, tetapi tidak banyak pula yang bisa konsisten dari segi konten dan strategi,” jelasnya.
Ponco menambahkan di Sharp pihaknya mencoba untuk membuat campaign digital yang sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia sehingga mengena dan mendapatkan respon positif. “Untuk itu, website perusahaan selalu kami update dengan baik agar terus menjadi sumber informasi utama pelanggan,” terangnya.
Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2018 merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Tras n Co Research, bekerjasama dengan IM Focus. Untuk menentukan merek yang unggul pada penghargaan ini, survei dilakukan sepanjang bulan Desember 2017 hingga Februari 2018 kepada 150 kategori produk dan lebih dari 1.000 merek.
Adapun Index IDPBA di peroleh melalui tiga parameter yaitu search engine based (40%) untuk mengukur banyaknya pencarian yang dilakukan atas sebuah merek, social media based (40%) untuk melihat popularitas melalui Facebook, Instagram dan YouTube, serta website based (20%) untuk menunjukan kredibilitas website merek, baik dari kecepatan hingga jumlah traffic.
Ketiga kemudian di akumulasikan menjadi dua penilaian dan hanya merek-merek yang berhasil berada di tiga peringkat pertama dalam setiap kategori produk dan dengan total nilai minimal 10% saja yang bisa mendapatkan predikat jawara pada IDPBA 2018.
“Keterlibatan Sharp di dunia digital telah dilaksanakan antara tahun 2015-2016 silam. Sejak eksis di media sosial hingga saat ini, Sharp berhasil menarik perhatian kurang lebih 480 ribu fans di Facebook, 45 ribu followers di Twitter dan lebih dari 10 ribu followers di Instagram. Konten yang menarik dan relevan dengan keseharian pelanggan menjadi salah satu kunci Sharp dalam bermedia sosial,” ujarnya.
Lain halnya dengan website, Sharp selalu memastikan kelengkapan informasi dan produk di setiap kategori. Selain gambar dan spesifikasi yang lengkap, website juga kini dilengkapi dengan informasi mengenai pilihan e-commerce yang bisa dituju untuk melakukan pembelian produk.
Supaya lebih menarik, pihaknya juga terus menambahkan informasi mengenai kegiatan-kegiatan terakhir dari Sharp termasuk penghargaan dan program CSR. Bahkan, Sharp juga memberikan berbagai tips menarik yang berkaitan dengan produk.
“Ke depannya kami berharap akses website www.sharp-indonesia.com juga dapat bertransformasi dari sekedar website corporate kedigital e-commerce, sehingga transaksi jual beli bisa langsung dilakukan melalui website kami. Dengan demikian, pelanggan tak perlu repot dan website kami bisa jadi one stop destination untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan,” pungkas Ponco. [riq]

Tags: