Pilbup Pasuruan Calon Tunggal, KPU Hemat Rp4,4 Miliar

Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Winaryo Sujono (tengah) bersama anggota komisioner KPU saat rapat pleno terbuka penetapan DPS Pilkada serentak. [Hilmi Husain]

Pasuruan, Bhirawa
Adanya calon tunggal untuk Pilkada Pasuruan membuat KPU Kabupaten Pasuruan lebih berhemat dalam penyerapan anggaran. Bahkan penghematannya hingga mencapai Rp 4,4 miliar.
Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Winaryo Sujoko menyampaikan penghematan itu terdapat beberapa item nomenklatur anggaran KPU Kabupaten Pasuruan pada Pilkada Pasuruan tidak dapat diserap, yakni anggaran yang melekat pada pasangan calon.
“Anggaran yang melekat pada pasangan calon tidak terserap. Misalnya, calon perseorangan, itukan tidak diberikan, karena tidak ada calonnya. Penghematan calon tunggal di Pilkada Pasuruan mencapai Rp 4,4 miliar,” ujar Winaryo Sujoko, Rabu (11/4).
Terinci, kata Winaryo, pada penganggaran sebelumnya KPU Kabupaten merencanakan terdapat enam pasangan calon di Pilkada 2018. Sehingga pengeluaran-pengeluaran diperuntukkan pada pasangan calon, seperti tes kesehatan tidak seutuhnya diserap.
Hal yang lainnya yakni pengeluaran untuk alat peraga kampanye (APK). Meski tak merinci jumlah dana yang harus dikeluarkan, namun pengeluaran APK terbilang item cukup besar di penganggaran. “Usai Pilkada selesai, begitujuga SPJ nya tuntas, untuk sisa anggaran itu akan kami serahkan semua ke Pemkab Pasuruan,” tambah Winaryo Sujoko.
Sekadar diketahui, Pilkada Pasuruan 2018 akan menyedot anggaran hingga mencapai Rp 72 miliar. Besaran jumlah itu untuk sejumlah institusi dengan pencairan dalam 2 tahap, yaitu pada tahun anggaran 2017 dan 2018.
Anggaran hibah itu terinci pada 2017 untuk KPU Rp 11,3 miliar dan Panwaslu sebesar Rp 3,6 miliar. Sementara pada tahun anggaran 2018, terbagi untuk KPU Rp 41,4 miliar, Panwaslu Rp 8,7 miliar serta pengamanan untuk polisi dan TNI Rp 7,3 miliar.
Pilkada Kabupaten Pasuruan hanya diikuti Pasangan Calon HM Irsyad Yusuf-KH A Mujib Imron (Adjib). Pasangan Adjib ini maju dalam pilkada, diusung dan didukung seluruh partai parlemen, PKB, Partai Nasdem, PPP, PDIP, PKS, Golkar, Gerinda, Hanura dan Partai Demokrat. [hil]

Tags: