Penanganan ABK Harus Sesuai Potensinya

Bupati Saiful Ilah saat memberikan penghargaan kepada ABK yang berprestasi. [achmad suprayogi]

Sidoarjo, Bhirawa
Dalam memperingati Hari Peduli Autis Sedunia sekaligus Hari Kesehatan Pendengaran Internasional. Pemkab Sidoarjo telah menyelenggarakan berbagai macam kegiatan. Diantaranya talkshow tentang autisme, konseling orang tua ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Serta jalan sehat bersama Bupati Sidoarjo.
Usai jalan sehat, Minggu (22/4), Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan, keberadaan ABK perlu penanganan secara multidimensi. Baik penanganan di segi kesehatan, pendidikan, sosial maupun ekonomi. Karena ABK merupakan anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya.
Menurut bupati, ABK adalah anak luar biasa. Karakteristik dan hambatan yang dimiliki memerlukan pelayanan pendidikan khusus. Pendidikan khususnya harus disesuaikan dengan kemampuan dan potensi masing-masing ABK. ”Seperti tunanetra yang memerlukan modifikasi teks bacaan menjadi tulisan braille. Begitu pula pada ABK tuna rungu dan wicara yang memerlukan deteksi dini dengan alat bantu bahasa-bahasa isyarat,” katanya.
Bupati Saiful Ilah berharap, pada peringatan Hari Peduli Autis Sedunia dan Hari Kesehatan Pendengaran Internasional tahun ini, dapat menggugah masyarakat untuk peduli pada sesamanya. Solidaritas dan kebersamaan terhadap ABK yang ada dapat terus meningkat.
“Maka saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut mendukung program pembangunan sosial. Dengan dukungan itu penanganan ABK di Kabupaten Sidoarjo akan meningkatkan kualitas manusia Indonesia,” harap Saiful Ilah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Drs Ec Asrofi mengatakan, melalui kegiatan seperti ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat Sidoarjo paham pentingnya kesehatan pada anak. Selain itu, melalui kegitan talkshow tentang autisme serta konseling orang tua ABK diharapkannya masyarakat mengerti seperti apa gejala umum pada ABK.
Sedangkan melalui kegiatan jalan sehat bersama, agar ABK mengenal lingkungan sosial dan membiasakan berolahraga sedini mungkin. ”Pentas seni juga akan ditampilkan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Peduli Autis Sedunia tahun ini. Tujuannya untuk memaksimalkan potensi ABK di Kab Sidoarjo,” jelasnya. [ach]

Tags: