Pemkab Blitar Jaga Kondusifitas Wilayah Jelang Pilgub Jatim

Tampak salah atribut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpasang di wilayah Kabupaten Blitar. [hartono]

Kabupaten Blitar, Bhirawa
Memasuki masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Pemkab Blitar berupaya menjaga stabilitas politik wilayah. Salah satunya melakukan pemantaun dengan mengerahkan personel Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar untuk menginventarisir potensi gesekan yang disebabkan dukung mendukung calon Gubernur Jatim.
Kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Blitar melalui Bakesbangpol ini merupakan wujud keseriusan pemerintah setempat untuk menjaga wilayah dari konflik yang disebabkan dukung mendukung calon dalam Pilkada Jatim.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar Dicky Cobandono mengatakan pihaknya akan terus memantau setiap pergerakan masyarakat untuk keamanan wilayah Kabupaten Blitar. Strategi yang dilakukan Pemkab Blitar ini adalah bagian untuk memberikan rasa aman dan kesuksesan dalam pelaksanaan Pilgub yang akan berlangsung 27 Juni 2018.
“Kami melakukan pengawasan supaya tidak ada ketegangan politik dalam hal dukung mendukung pasangan calon saat proses Pilgub Jatim,” kata Dicky Cobandono, Senin (16/4).
Lanjut Dicky Cobandono, jajaran personel Bakesbangpol juga menjalin komunikasi dengan Non Govermental Organization (NGO), tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi setiap masalah yang timbul dalam pilkada.
Dicky juga menyarankan masing-masing simpatisan peserta Pilgub Jatim agar selalu mengutamakan toleransi. Bahkan dia berharap pelaksaan Pilgub Jatim khususnya di wilayah Kabupaten Blitar berjalan kondusif dan tidak terjadi permasalahan yang berarti.
“Kami berharap semua simpatisan agar saling menjaga suasana kondusif yang sudah terbangun di wilayah Kabupaten Blitar ini untuk suksesnya Pilgub Jatim yang akan digelar,” jelasnya.
Dijelaskan Dicky, masyarakat Kabupaten Blitar dikenal sebagai masyarakat yang selalu menjunjung tinggi semangat toleransi. Mereka sudah terbiasa dengan berbagai dinamika sosial, termasuk dalam hal perhelatan politik. Dengan kondisi seperti itu, ia yakin Pilgub Jatim bisa dijalankan dengan aman dan tertib.
“Kalau ada persaingan dalam politik itu wajar. Namun kami sangat yakin masyarakat Kabupaten Blitar telah mencapai kedewasaan yang matang dalam menghadapi situasi politik,” ujar mantan Camat Talun itu.
Menurutnya menjaga kondusifitas wilayah ini penting, mengingat persoalan kondusifitas diperlukan dalam percepatan pembangunan. Sehingga jelang Pilgub Jatim ini masyarakat dipersilakan untuk mendukung figur pasangan Calon Gubernur. Hanya saja, apapun hasilnya nanti, semua mesti mendukung dan tidak saling bermusuhan usai pelaksanaan coblosan Pilgub Jatim 27 Juni mendatang.
“Kondusifitas wilayah sangat berpengaruh dengan semua aspek yang ada di daerah. Sehingga semua pihak harus terus mendukung upaya pemerintah untuk menjaga keamanan wilayah ini,” terangnya lagi. [htn,adv]

Tags: