Kunjungi 2 Pasar, Pedagang Curhat

Khofifah di Probolinggo

Probolinggo,Bhirawa
Cagub nomor satu mendatangi Probolinggo. Khofifah mendatangi Pasar Bawang di Kecamatan Dringu dan ke Pasar semampir Kecamatan Kraksaan.
Di Pasar Bawang, Khofifah bertemu dengan sejumlah pedagang dan juga buruh. Salah satu pedagang dan petani Bawang Merah Probolinggo, H.Yusuf mengeluh mahalnya biaya perawatan bawang merah terutama pupuk dan obat-obatan seperti pestisida.
“Tolong ibu kalau jadi gubernur bisa mengupayakan kesejahteraan petani bawang. Karena saat ini harga pupuk dan pestisida untuk bawang merah terus meningkat,” kata H.Yusuf, Senin (8/4/2018).
Sementara, menurut dia, harga bawang merah tidak bisa diprediksi yang cenderung fluktuatif. Terkadang harga bawang merah anjlok sampai Rp 3.500-5.000.
“Sehingga ketika harga tersebut petani mengalami kerugian besar,” terangnya.
Mantan mensos ini menanggapi keluhan para pedagang dan mengusahakan para petani bawang merah bisa lebih sejahtera lagi. “Iya kami tampung semua keluhan dan aspirasi dari masyarakat termasuk para pedagang dan petani bawang merah,” tegasnya.
Dia juga akan mengupayakan kesejahteraan bagi lansia di Jatim dengan sebuah program PHK plus. Karena rata-rata para pekerja buruh lepas di pasar bawang merah. Kebanyakan yang sudah berusia tua.
“Jadi untuk penguatan ekonomi masyarakat perlu segara dibangun di Jatim. Apalagi pendapatan mereka dalam seharinya tidak tetap tergantung dari pendapatan kerjanya. Kalau di musim panen raya merak mendapatkan upah kerja sekitar Rp 16.000/orangnya. Dengan perhitungan mendapatkan 20 kg hasil pemotongan bawang merah,” paparnya. (geh.wap)

Rate this article!
Tags: