Kota Batu Tambah Sekolah Khusus ABK

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko saat meresmikain Balai Rehabilitasi Anak Berkebutuhan Khusus di Desa Punten.

Batu, Bhirawa
Warga Kota Batu yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tidak perlu khawatir anaknya tidak kebagian tempat belajar dan mengembangkan diri. Di Kota Batu bertambah lagi Instalasi Terapi Anak Berkebutuhan Khusus yang didirikan di Jl Purwosenjoto, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Sabtu (14/4), Balai Rehabilitasi tersebut telah diresmikan Walikota Batu, Dewanti Rumpoko.
Diketahui, sebelumnya Kota Batu sudah memiliki lembaga pendidikan untuk ABK, yakni SLB Negeri dan SLB Eka Mandiri. Kemudian, kemarin didirikan dan diresmikan balai rehabilitas ABK yang dikelola Yayasan Anugerah Kasih Kota Batu. Balai ini akan menangani anak berkebutuhan khusus yang tidak layak didik di Kota Batu.
“Alhamdulillah, hari ini (Sabtu 14/4) kami resmikan Balai Rehabilitasi untuk anak anak berkebutuhan khusus yang tidak layak didik, ” ujar Dewanti Rumpoko, Sabtu (14/4).
Anak ABK yang dijadikan target adalah para disabilitas yang tak layak didik, karena memiliki keterbatasan yang membutuhkan penanganan lebih. Disini, para ABK akan diterapi agar motorik tidak kaku. Mereka akan menjalani dan diterapi oleh orang yang memiliki kepedulian.
“Karena duduk saja tidak bisa, ditempat ini ABK seperti ini akan tertangani,”jelas Dewanti.
Iapun menginstruksikan agar Dinsos, Dinkes, dan Disdik ikut membantu memberikan fasilitasi apa yang dibutuhkan Balai Rehabilitasi ini. Dan suport dari Pemkot dalam hal ini Dinkes akan diberikan secara berkala.
Kesempatan itu, Dewanti juga menghimbau kepada perusahaan- perusahaan di Batu untuk memberikan lapangan pekerjaan untuk para difabel. Ia menyebut di Kota Batu sudah ada 1 persen pegawai difabel yang bekerja, ia berharap hal ini dilakukan oleh perusahaan lain.
Terpisah, Ketua Yayasan Anugerah Kasih, Yulius Mesar mengatakan di tempat ini pihaknya akan menerapi 68 difabel yang menetap di rumah penduduk. “Kami segenap pengurus Yayasan Anugerah Kasih mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota Batu selaku pembina yang sudah meresmikan dan peduli terhadap ABK,”ujar Yulius.
Di rumah rehabilitasi ini, katanya, setiap hari Kamis dan Sabtu dilakukan rehabilitasi terhadap ABK penyandang Tuna Netra, Down Sindrom, Hydrocepalus, serta beberapa ABK penyandang lainnya. Selain menjadi tempat rehabilitasi, tempat ini juga akan dipergunakan para penyandang disabilitas untuk berkarya, seperti membatik dan membuat kerajinan. [nas]

Rate this article!
Tags: