Ketua Umum PB PGRI Dr Unifah Rosyidi MPd Kunjungi Situbondo

Ketua Umum PB PGRI Pusat Jakarta Dr Unifa Rosyidi MPd bersama Ketua PGRI Kab Situbondo Moh Hasyim saat menyambut Bupati Dadang Wigiarto pada acara temu kader anggota PGRI se-Situbondo, Selasa (10/4). [sawawi]

Beri Kontribusi Terbaik, Ajak PGRI Dorong Gerakan Perubahan
Situbondo, Bhirawa
Kedatangan tokoh perempuan satu ini bak selebriti. Begitu menginjakkan kakinya kakinya di Situbondo, ratusan siswa SD yang berbaris di sepanjang jalan protokol hingga Kantor PGRI Cabang Situbondo menyambut kedatangan Ketua Umum PB PGRI Pusat Jakarta Dr Unifah Rosyidi MPd. Ikut menyambut kedatangan Unifah di antaranya sejumlah pengurus PGRI Provinsi Jatim dan seluruh pengurus PGRI Cabang Situbondo.
Ketua Umum PB PGRI Pusat Jakarta Dr Unifah Rosyidi MPd berkunjung ke Kantor PGRI Situbondo, di Jalan Baluran Selasa (10/4). Kedatangan tokoh perempuan yang dikenal hingga mancanegara itu, untuk membuka kegiatan temu kader PGRI se Situbondo serta untuk meresmikan wisma PGRI Kabupaten Situbondo.
Di hadapan para kader PGRI, Unifah mengajak kepada seluruh pengurus PGRI Situbondo untuk terus mampu menunjukkan gerakan perubahan di wilayah tapal kuda. Unifah meminta PGRI Situbondo terus mempelopori gerakan perubahan itu misalnya melalui PGRI Smart Learning Center. Dari sana, kata Unifah, ia ingin melatih PGRI untuk mendorong perubahan pada para guru di Situbondo dan daerah lainnya.
“Ini merupakan salah satu cara kami berterima kasih kepada bangsa dan negara, termasuk kepada Bupati dan seluruh pengurus PGRI,” terang Unifah.
Ketua PGRI Situbondo, Moh Hasyim mengatakan, kegiatan temu kader sebetulnya diagendakan tahun 2017 lalu. Namun karena jadwal Ketua PB PGRI Unifah Rosyidi masih padat, aku Hasyim, maka kegiatan ini baru bisa dilaksanakan awal April 2018 ini. Kata Hasyim, tanpa kedatangan Ketua PB PGRI pada kegiatan selevel ini dinilai kurang tepat.
“Saya sampaikan kepada Ibu Unifah, nanti untuk bisanya menyediakan waktu sesi tanya jawab dengan anggota PGRI Situbondo,” pinta Hasyim seraya mengakui peserta temu kader hanya dihadiri Kasek PAUD, TK, SD, SMP SMA/SMK se-Situbondo.
PGRI Kabupaten Situbondo, lanjut Hasyim, selalu aktif mengikuti kegiatan tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi Jatiam maupun kegiatan di Pusat Jakarta seperti beberapa bulan lalu ikut kegiatan PGRI ke Batam. Kegiatan temu kader ini diadakan, aku Hasyim, agar persoalan di Kecamatan dan desa bisa disampaikan ke Kabupaten dan Provinsi Jatim serta pusat.
“Misalnya PGRI Situbondo sudah lama menggagas program bantuan untuk kaum dhuafa dan bantuan untuk anggota PGRI yang wafat, selalu kami laporkan karena menyangkut dana,” tandas Hasyim.
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengaku angkat topi atas kepemimpinan Unifah Rosyidi selama menahkodai keluarga besar PB PGRI ini. Dimata Bupati Dadang, sosok Unifah selain dikenal wanita yang cerdas juga lihai dalam merajut hubungan dengan dunia internasional. Bupati juga mengapresiai kepemimpinan Ketua PGRI Situbondo Moh Hasyim, dimana meski sakit masih punya punya cita-cita besar dalam membangun PGRI Situbondo menjadi organisasi guru yang maju. “Saya sangat bangga bahkan trenyuh melihat Pak Hasyim dalam memimpin PGRI Situbondo ini. Meski menjalani perawatan kesehatan, beliau tetap semangat dalam urusan organisasi PGRI,” aku Bupati Dadang.
Bupati dua periode itu menambahkan, semua pengurus PGRI selama ini tanpa mengenal lelah untuk mencarikan solusi terhadap kesulitan-kesulitan yang dialami anggota serta mencarikan cara sumber daya manusia sebagaimana tuntutan kompetensi. Dimata Bupati dadang, PGRI Situbondo juga pandai mengambil peran yang strategis dalam memperjuangkan hak-hak anggota dengan cara yang sangat teguh pendirian.
“Saya juga salut dengan adanya pembangunan gedung PGRI ini meski dibangun dengan uang negara, sebagian diambil dari uang urunan anggota PGRI. Kalau tidak punya semangat dan tidak mempunyai tanggung jawab, rasanya sulit PGRI ini menjadi kekuatan yang tangguh,” papar Bupati Dadang.

Bangga dan Terharu dengan Kinerja PGRI Situbondo
Unifah Rosyidi mengaku sangat bangga dan bahkan sangat terharu melihat kesungguhan PGRI Kabupaten Situbondo dalam mengelola guru guru dalam wadah lembaga PGRI ini. Pasalnya, kata Unifah, PGRI Situbondo telah maksimal dalam meningkatkan kinerja sehingga layak dicontoh oleh PGRI daerah lain di Tanah Air. Apalagi, lanjut dia, PGRI Situbondo sudah menempatkan Bupati sebagai orang tua PGRI di Kabupaten ini.
“Dengan bersama Bupati kita melakukan sinergi yang sangat strategis antara Pemerintah Daerah dengan PGRI. Saya juga mengapresiasi PGRI Situbondo yang memiliki gedung dan wisma yang mewah. Saya patut mengucapkan luar biasa kepada Ketua PGRI dan jajarannya,” ujar Unifah.
Masih kata Unifah, dirinya sangat senang berada di Situbondo karena PGRI Situbondo dapat memberi arah yang jelas dan bisa membangun kekuatan bersama sehingga sejalan dengan program Presiden Joko Widodo. Bahkan, ungkap Unifah, Presiden Jokowi sempat berpesan agar guru guru yang tergabung dalam PGRI selalu memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara. pertama guru dan kedua bukan guru,” tandas Unifah.
Bupati Dadang menyebut, PGRI Situbondo telah menunjukkan sesuatu yang sangat istimewa karena seluruh pengurus sangat kompak dalam melawan informasi yang tidak baik.
“Saya sangat salut kepada PGRI Situbondo,” ucap mantan advokat itu. Meski demikian, aku Bupati Dadang, di Situbondo masih banyak problem pendidikan yang dialami Kabupaten Situbondo seperti kekurangan guru di sekolah dan komposisi guru-guru yang masih kurang ideal. Disisi lain, katanya, kompetensi guru juga menjadi sesuatu yang harus segera diselesaikan dengan kekuatan bersama-sama. [awi]

Tags: