Kapolda Jatim Harapkan Calon Anggota Polri Berkualitas

Pengambilan sumpah panitia, pengawas, orangtua dan peserta penerimaan terpadu anggota Polri TA 2018 Panda Jatim, Kamis (12/4). [abednego/bhirawa]

Polda Jatim, Bhirawa
Polda Jatim membuka pendaftaran anggota Polri tahun anggaran 2018. Melalui penandatanganan pakta integritas dan MoU serta pengambilan sumpah di Airlangga Convention Center, Kamis (12/4), Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin berharap akan adanya anggota Polri yang berkualitas.
Pada acara ini, Kapolda Jatim memimpin pengambilan sumpah bagi panitia, pengawas, orangtua/wali dan peserta penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2018 Panda Jatim. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di hadapan ribuan peserta dan orangtua peserta menegaskan, untuk tidak coba-coba memberi sesuatu atau titipan kepada panitia atau penyelenggara.
“Jangan main-main. Kita mencari polisi untuk jangka panjang, dan harus berkualitas. Siapapun masyarakat yang ingin jadi polisi, harus mempunyai kualitas, sehingga lulus,” kata Irjen Pol Machfud Arifin, Kamis (12/4).
Kapolda mengaku, pihaknya inginkan calon anggota Polri yang lulus nantinya adalah benar-benar bibit-bibit unggul. Bukan karena rekomendasi, maupun karena uang. Melainkan sekitar 6 ribu peserta yang hadir ini adalah polisi masa depan.
“Intinya seleksi calon anggota Polri ini tanpa rekomendasi dan betul-betul murni dari proses produksi. Kemudian dicetak dari mesin cetak yang bagus, hingga ditempatkan di tempat yang bagus,” tegas Kapolda.
Pada penerimaan anggota Polri 2018, Kapolda menambahkan, Polda Jatim mendapatkan kuota 10 ribu orang. Nantinya bagi peserta dengan keahlian tertentu, seperti olahraga, musik, kimia dan lain sebagainya akan mendapatkan prioritas dari penyelenggara. Semisal, lanjut Kapolda, peserta dengan ahli di bidang kimia akan ditempatkan untuk mengisi posisi Bidang Kimia Umum Forensik.
“Kita harapkan prestasi murni dari para peserta. Insya Allah yang berpikir baik, akan lulus jadi polisi,” pesan Kapolda.
Bahkan ada perlakuan khusus, yakni ada rekomendasi langsung dari Jenderal Bintang dua ini, bagi peserta yang memiliki kemampuan menghafal Alquran, minimal 10 juz sampai 30 juz. Terlebih yang pernah menorehkan prestasinya secara internasional dalam hal menghafal Alquran.
“Bagi yang hafal 30 juz atau 10 juz saya teleskoting. Laporkan ke saya, lulus (kalau lulus, red) dan akan ditaruh di intel, dan di pesantren-pesantren,” ucapnya.
Sementara itu, Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun 2018 Panda Jatim, tercatat lebih dari 10 ribu peserta. Dan yang hadir dalam penerimaan kali ini sekitar 6 ribu peserta. Sedangkan kuota yang diberikan, menjadi kewenangan dari Markas Besar (Mabes) Polri. [bed]

Tags: