Dinas PM PTSP Layani Warga Lebih Indonesia

Suasana pelayanan di Dinas PM PTSP Sidoarjo yang menggunakan pakaian tradisional. [achmad suprayogi/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Walaupun menggunakan pakaian Adat Jawa atau pakaian tradisional Sidoarjo, yang dikenal pakaian khas Guk Yuk Sidoarjo. Namun para pegawai Dinas PM PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), dalam melayani masyarakat tetap nyaman tidak merasa teranggu.
Justru malah lebih unik, ada sesuatu lain dari pada yang lain, bahkan lebih Indonesia banget. Itulah yang dilakukan Dinas PMP TSP Sidoarjo, Senin (23/4) kemarin, dalam menyambut peringatan Hari Kartini dengan memakai pakaian tradisional khas Sidoarjo Guk dan Yuk.
Bahkan sebelum layanan masyarakat dimulai, dilakukan lomba fashion show seluruh karyawan. Masyarakat pun nampak tak merasa terganggu, mereka juga lebih senang dan menikmatinnya.
“Tidak masalah, sambil menunggu waktu kita bisa lihat karyawan dalam peragaan busana,” jelas Suhardi yang lagi mengurus perizinan.
Salah satu karyawan Dinas PM PTSP di Bagian Pengembangan dan Promosi Pipin Kurniawati mengatakan, sebenarnya kami sudah terbiasa memberikan layanan kepada masyarakat yang lebih baik. Jadi dengan berpakaian tradisional ini tentu tidak mengganggu, malah lebih unik, ada sesuatu yang lain. ”Bahkan masyarakat yang dilayani tidak merasa jenuh,” katanya.
Sehingga melakukan tugas-tugas ini juga dengan sepenuh hati, walaupun menggunakan pakaian tradisional. Hal ini dilakukan untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia ”Kapan lagi kita melestarikan kebudayaan kalau tidak dilakukan seperti ini,” jelas Pipin Kurniawati.
Sementara itu, Kepala Dinas PM PTSP Sidoarjo, Ari Suryono mengatakan kalau kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kartini, juga melestarikan pakaikan tradisional yang mulai kurang diminati masyarakat. ”Dalam kinerjanya layanan masyarakat, supaya terinspirasi dengan semangat Kartini,” kata Ari Suryono. [ach]

Tags: