Cuaca Kurang Bersahabat, Warga Kota Malang Diimbau Waspadai ISPA

Kota Malang, Bhirawa
Cuaca kurang baik yang menyelimuti Kota Malang beberapa hari ini, mengharuskan masyarakat di Kota Malang untuk lebih ekstra waspada dengan segala jenis penyakit.
Infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA menjadi.salah satu penyakit yang saat ini banyak menyerang warga Kota Malang.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kota Malang, Cahya Wijaya mengatakan, jumlah penderita ISPA sampai awal April 2018 sudah mencapai 171 kasus. Kebanyakan pasien yang terkena ISPA adalah dari kalangan balita.
“Balita lebih banyak terserang karena faktor cuaca, kebiasaan masyarakat, juga akibat kekurangan gizi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 12/4 kemarin.
Cahya Wijaya menyampaikan, ISPA paling banyak dikarenakan faktor cuaca. Karena itu, dia mengimbau agar para orangtua tidak selalu mengajak anaknya yang masih di bawah lima tahun terlalu sering beraktivitas di luar ruangan.
“Jangan terlalu sering jalan-jalan atau jajan es, ini sangat rentan,” terangnya.
Karena berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, lanjutnya, kebanyakan para orangtua sering mengajak balitanya beraktivitas di luar ruangan saat balita membutuhkan waktu beristirahat. Selain itu juga banyak diberikan jajanan seperti es.
Lebih lanjut dia menjelaskan jika gejala dari ISPA adalahyang disertai sesak nafas. Untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah ISPA, menurutnya akan dilakukan sosialisasi oleh seluruh puskesmas di Kota Malang.
“Akan kami lakukan sosialisasi sebagai pencegahan,” paparnya.
Sementara untuk jumlah pasien atau pengidap ISPA di Kota Malang menurutnya paling banyak tersebar di wilayah Kecamatan Kedungkandang, Pandanwangi, dan Mulyorejo. Sedangkan untuk jumlah pengidap ISPA di tahun 2016 sebanyak 2.458 kasus dan 2.346 kasus sepanjang 2017. [mut]

Tags: