Bulog Ganti Rastra Kualitas Buruk di Jombang

Petugas dari Bulog mengganti Rastra kualitas buruk dengan Rastra layak konsumsi di Dusun Pandanwangi, Desa Pandanwangi, Diwek, Jombang, Selasa siang (17/04). [Arif Yulianto]

Jombang, Bhirawa
Badan Urusan Logistik (Bulog) akhirnya mengganti sejumlah Beras Sejahtera (Rastra) berkualitas buruk yang di bagikan kepada warga Dusun Pandanwangi, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang pada hari Senin (16/04).
Penggantian Rastra buruk dengan Rastra yang layak konsumsi itu di lakukan Bulog di sertai pihak Kecamatan Diwek, Jombang dan Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Pandanwangi pada Selasa siang (17/4) langsung ke rumah warga.
“Kita sudah melakukan penggantian beras yang kemarin di temukan rusak karena penyimpanan yang cukup lama di balai desa, sehingga kita langsung ganti beras tersebut, meskipun secara tanggung jawab beras itu sebenarnya bukan tanggung jawab Bulog lagi, tapi ini bagian dari tanggung jawab moral, harus kami ganti, hingga warga tidak mendapatkan beras yang tidak layak konsumsi,” papar Wakil Kepala Sub Divre Bulog Surabaya Selatan, Andre Adi Mijaya kepada sejumlah wartawan di rumah warga.
Andre menjelaskan, penyebab buruknya kualitas Rastra yang di bagikan kepada warga Pandanwangi tersebut lebih pada persoalan tekhnis di lapangan. “Jadi, beras yang kami distribusikan sesuai tanggal jadwal yang di sepakati dengan pemerintah daerah setempat, itu tidak langsung di salurkan ke KPM (warga penerima), karena kendala tekhnis warga yang memang masih melakukan musyawarah terkait penyaluran,” tambah Andre.
Masih menurutnya, hal tersebut juga bukan merupakan suatu bentuk kelalaian dari perangkat desa setempat maupun pihak dusun. “Tapi karena memang kendala tekhnis yang belum bisa di salurkan, karena memang warga belum mau segera mengambil beras tersebut. Sehingga beras itu cukup lama tersimpan di gudang balai desa, di mana gudang tersebut secara sarana dan prasarana tidak memadai untuk menyimpan komoditi pangan,” terangnya.
Ke depan, ia telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat, apabila ada pelaksanaan distribusi Rastra yang terhambat seperti kejadian ini, kepala desa melakukan penyimpanan secara khusus terhadap beras yang belum bisa di salurkan.
“Atau menyampaikan ke Bulog agar beras tersebut bisa kami tarik dulu sebelum di salurkan. Ketika akan pasti di salurkan, baru kami serahkan lagi karena penyimpanan di gudang Bulog akan lebih aman di bandingkan di balai desa,” imbuhnya.
Selain itu, jika memang terjadi turunnya mutu beras akibat di simpan di gudang balai desa, ia mengatakan, sebelum di salurkan ke KPM (warga penerima) harus di periksa terlebih dahulu secara fisik, secara visual.
“Apabila tidak layak, wajib di sampaikan ke Bulog, agar kami lakukan penggantian. Meskipun secara pedoman, beras yang sudah di simpan di gudang balai desa, itu merupakan tanggung jawab balai desa. Namun kami di sini, merupakan satu tim dengan perangkat desa, memiliki visi yang sama, bahwa KPM harus menerima beras yang baik dan layak konsumsi sesuai ketentuan yang berlaku,” paparnya lagi.
Sementara itu, salah satu warga setempat, Bu Jaini 56 mengaku senang karena beras pengganti yang diterimanya jauh lebih baik dari sebelumnya. Ia mengatakan, pembagian Rastra sebelumnya kondisi berasnya sangat buruk dan tak layak konsumsi. “Ya kalau bisa ya berasnya seperti begini lagi, bagus,” pungkasnya.
Seperti di beritakan sebelumnya di Bhirawa, Selasa (17/4), pembagian Rastra di Dusun Pandanwangi, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang sempat di keluhkan warga, karena beras yang mereka terima berkualitas sangat buruk dengan kondisi berjamur dan menggumpal. Warga bahkan menyebut, beras tersebut hanya bisa di pakai untuk pakan ayam atau krupuk puli.
Sekadar di ketahui, per bulan, Bulog mendistribusikan sebesar 918 ton Rastra kepada warga penerima di Kabupaten Jombang. Distribusi tersebut berasal dari lima gudang yang di miliki Bulog di Jombang. Khusus tahun 2018 ini, distribusi Rastra di Kabupaten Jombang juga melibatkan gudang Bulog di Mojokerto. Sedangkan untuk Kecamatan Diwek saja, 58 ton tiap bulan Rastra di distribusikan Bulog ke Kecamatan ini. Sesuai keputusan menteri, Rastra di Kabupaten Jombang akan masih di salurkan hingga Desember 2018. [rif]

Tags: