Anak Usia Dibawah 17 Tahun, Dilarang Ikut Kampanye

Karikatur Ilustrasi

Jakarta, Bhirawa
Menjaga hak anak untuk mempero leh perlindungan, DPR RI meminta Parpol peserta Pilkada dan Pilpres tidak melibatkan anak dalam kampanye. Panitya kampanye Parpol, harus menyediakan tempat penitipan anak.
Sedangkan Komisi Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) harus bisa mencegah keterlibatan anak dibawah usia 17 tahun dalam kampanye. KPAI harus menguman dangkan ajakan supaya Parpol dalam kampanye tidak melibatkan anak-anak.
“Dalam Pilkada dan Pilpres, jika orang yang tidak memiliki hak memilih dilarang hadir, pasti anak ter lindungi. Khususnya anak usia dibawah 17 tahun. Tapi alasan klasik, gak bisa ninggalin anak sendirian dirumah, jadi penghalang besar perlindungan anak Indonesia. Kecuali, bila ada sanksi berat bagi Parpol yang melanggar aturan,” demikian Ketua Komisi II DPRRI Zainuddin Amali dalam forum legislasi tema “UU Pemilu soal PKPU Larangan Pelibatan Penyalahgunaan Anak saat Kampanye” di pressroom, kemarin (17/4). Nara sumber lain Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini dan Komisioner KPAI Jasra Putra
Menurut Zainuddin Amali, isu perlindungan anak sampai saat ini belum menjadi perhatian khusus atau belum menjadi isu massal, namun perlindungan anak itu belum terlambat untuk terus diperju angkan oleh KPAI.
Sebagai orang tua, Zainuddin prihatin melihat anak-anak yang biasa diajak orang tuanya ikut dalam kampanye. Dilandasi hal itu, komisi II kini tengah menyusun upaya agar setiap Parpol yang berkampanye menyediakan tempat penitipan anak.
“Materi debat antar Parpol, harus menyangkut tema anak-anak dan perlindungannya. Bukan hanya tema politik, sosial dan ekonomi belaka. Parpol juga harus memiliki kesadaran, bahwa melibatkan anak dalam kampa nye, melanggar aturan perlindungan anak,” jelas Zainuddin.
Titi Anggraini melihat, dalam Pilkada dan Pilpres, hak anak untuk memperoleh perlindungan selalu dilanggar. Khususnya ketika diajak orangtuanya ikut kampanye. Alasan klise tidak bisa meninggalkan anak sendirian dirumah, harus dicegah. Pencegahan, misalnya dengan sanksi pidana bagi Parpol yang melanggar aturan. KPAI punya kewajiban mengi ngatkan Parpol untuk mengindahkan aturan perlindungan anak. Yakni dengan melarang peserta membawa anak-anaknya dalam kampanye. [ira]

Tags: