Satlantas Polres Lamongan Kampanye Tertib Lalu Lintas di Kampus

Sat Lantas Polres Lamongan kampanye tertib lalu lintas di Universitas Islam Lamongan.(Alimun Hakim/Bhirawa)

(Tingkat Kecelakaan Tinggi)
Lamongan,Bhirawa
Tingkat kecelakaan yang semakin tinggi dan mayoritas dialami oleh usia muda, membuat Polres Lamongan bereaksi,Salah satu upayanya untuk menekan tingkat kecelakaan adalah dengan melakukan kampanye keselamatan.
Bahkan, Kampanye Keselamatan berlalulintas ini semakin mengena, Sebab Polisi Lamongan telah melakukan langsung belusukan ke kampus-kampus yang ada di Kabupaten Lamongan untuk mengenalkan tentang aturan berkendara yang benar.
Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Anggi Saputra Ibrahim kepada wartawan,Senin(19/3) mengatakan, korban kecelakaan mayoritas berumur 16-30 tahun.
Melihat hal ini, kata Anggi, polisi mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa untuk memperhatikan keselamatan berkendara. “Kami ingin mengajak mahasiswa Lamongan menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas dengan cara berkendara secara aman di jalan,” kata Anggi usai acara yang bertajuk Seminar Tertib Lalulintas dan Pembekalan Pengetahuan Ujian SIM di kampus Unisla, Jl. Veteran Lamongan.
Bahkan, agar acara ini lebih mengena di kalangan mahasiswa, polisi juga mengemas acara ini dengan hastag #mahasiswajamannow Pelopor Tertib Berlalulintas. Anggi mengungkapkan, dalam kampanye keselamatan berlalulintas di kampus ini pihaknya meminta kepada para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk mengedepankan masalah keselamatan dan mencetak generasi tertib lalu lintas.
Selain memberikan pendidikan tentang keselamatan berkendara, polisi juga memberikan couching clinic tentang pembuatan SIM di hadapan para mahasiswa. Anggi menyebutkan, banyak mahasiswa yang belum paham bagaimana mengikuti ujian SIM sehingga pihaknya berharap agar para mahasiswa paham dan bisa mengurus SIM sendiri. “Couching clinic ini bisa menjadi pedoman bagi mahasiswa agar bisa tahu dan paham seperti apa ujian SIM itu dan juga paham aturan dalam berkendara,” tuturnya.
Sementara itu, presiden BEM Universitas Islam Lamongan (Unisla), Yudha Pratama mengaku senang dengan seminar semacam ini. Menurut Yudha, dengan pengenalan ini, mahasiswa menjadi paham aturan dalam berkendara dan juga paham aturan berlalulintas.
“Begitu juga dengan pembekalan ujian SIM, ini bisa bermanfaat bagi kami yang mau mengurus SIM,” ungkap Yudha. [mb9]

Tags: