Praktik Bullying Akibat Kurangnya Pendidikan Karakter

Foto: ilustrasi

Sidoarjo, Bhirawa
Kurangnya pendidikan karakter serta lemahnya ilmu agama para siswa dinilai menjadi faktor penyebab terjadinya aksi kekerasan (bullying) di kalangan pelajar. Warga Sidoarjo dikagetkan dengan adanya video viral tentang penganiayaan pelajar yang juga dilakukan oleh siswi SMP di Sidoarjo. Kejadian ini membuat masyarakat prihatin.
Kepala Lembaga Pendidikan Ma’arif Sidoarjo Misbahuddin juga meminta kepada para pemangku pendidikan di seluruh wilayah Sidoarjo, supaya memberikan pendidikan karakter kepada siswanya. Kalau para siswanya mendapatkan pendidikan karakter dengan baik, para siswa tidak akan melakukan perbuatan negatif, dan menyakiti sesama temannya.
“Tidak hanya itu, orang tua juga diharapkan memberikan pengawasan terhadap anaknya,” pintanya. Sementara perkembangan teknologi sudah cukup jauh, sehingga sebagain orangtua ketinggalan untuk memantaunya.
“Oleh karena itu, berilah pendidikan ilmu agama yang kuat kepada anak-anak. Jika anak-anak pendidikan agamanya kuat dan karakter anak sudah terbentuk tidak mungkin terjadi yang namanya perundungan maupun penganiayaan,” tegasnya.
Kepala Dikbud Sidoarjo Drs. Ec. Asrofi MM sangat berharap kepada semua elemen masyarakat untuk mengawasi anak-anak secara bersama-sama. Karena kejadian-kejadian yang dilakukan oleh anak-anak itu sudah diluar jam sekolah.
“Bagi orangtua, kalau anak-anaknya belum pulang juga harus dicari. Karena jam pelajaran sudah ditentukan, jam berapa masuk sekolah dan jam berapa pulang sekolah, kapan harus ikut les, semuanya sudah diatur dengan jelas,” jelas Asrofi.
Ketua Dewan Pendidikan Sidoarjo Husahili juga menambahkan bahwa sebenarnya anak-anak memerlukan pendidikan agama yang sangat dini. Karena peningkatan ilmu agama selama sudah sangat kurang. Makanya para guru agama bisa memberikan pelajaran agama yang bisa tertanam dihati anak-anak.
“Misalnya sering dilakukan salat berjamaah, atau pun pendidikan agama yang lainnya,” jelas Musahili (14/3).
Perlu diketahui bahwa warga Sidoarjo telah terjadi video viral bully/perundungan oleh siswi SMP, setelah itu kembali dihebohkan dengan beredarnya video penganiayaan terhadap seorang siswi. Dalam video ini tersebut, terlihat dengan jelas seorang siswi yang tidak mengenakan jilbab memukuli siswi lain, yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama. Aksi penganiayaan tersebut beredar di media sosial dan kalangan masyarakat. Aksi penganiayaan ini sangat disayangkan oleh masyarakat dan pemangku pendidikan di Sidoarjo. [ach]

Tags: