Pemkab Blitar Kembali Gelar Lomba Desa Kabupaten Blitar 2018

Ketua Tim Penilai Lomba Desa Kabupaten Blitar, Tantowi Jauhari didampingi Camat Nglegok, Agus Zaenal dan Kepala Desa Dayu, Nur Rifai saat meninjau produk unggulan Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. [Hartono/Bhirawa]

(Desa Dayu Kecamatan Nglegok Optimis Juara)
Kabupaten Blitar, Bhirawa
Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Blitar kembali gelar pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan Kabupaten Blitar 2018.
Ketua Tim Penilai Perlombaan Desa Dan Kelurahan, Tantowi Jauhari mengungkapkan lomba ini merupakan agenda tahunan yang digelar sebagai ajang penghargaan yang diberikan kepada Desa dan Kelurahan di Kabupaten Blitar yang terbukti berhasil dalam berbagai bidang berdasarkan penilaian tim lomba.
“Ini merupakan kegiatan tahunan untuk memberikan semangat pemberdayaan dan pembangunan di Desa dan Keluraha di Kabupaten Blitar untuk lebih berkembang dan maju lagi,” kata Tantowi Jauhari pada saat melakukan penilaian di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, Rabu (14/3) kemarin.
Lanjut Tantowi, ada 44 Desa dan Kelurahan yang mengikuti Lomba Desa dan Kelurahan tahun 2018 ini, dimana masing-masing Kecamatan mengirimkan 2 perwakilan Desa/Kelurahan terbaiknya.
“Untuk penilaiannya dilakukan pada minggu ini dan dilanjutkan dengan pleno pada minggu berikutnya sebelum disampaikan pengumuman 5 besar,” ujar Tantowi Jauhari yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar.
Bahkan pihaknya bersama Tim Penilai yang terdiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Kesehatan, dan Bagian Hukum Pemkab Blitar sangat bangga atas sambutan yang sangat meriah oleh masyarakat Desa Dayu yang dipimpin oleh Kepala Desa Dayu beserta jajarannya digedung Pemerintah Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.
Kepala Desa Dayu, Nur Rifa’i mengatakan banyak program unggulan untuk bidang pemberdayaan seperti pemberdayaan aparat, pemberdayaan alam juga pemberdayaan masyarakat yang dilaksankannya selama ini, seperti contoh ada Kelas Ibu Hamil, Posyandu Lansia, Kelompok Peduli Lingkungan (KPL), Pemuda Pasar Ngentak (PPN), Karang Taruna dan yang lainnya.
“Bahkan untuk Usaha Kecil Menengah di desa kami cukup banyak seperti Gula Kelapa, Kerajinan Wayang Kulit yang sudah melebar ke kancah nasional dan Kerajinan Sepatu Sandal dan sebagainya yang kini menjadi produk unggulan desa kami,” terang Nur Rifa’iyang optimis jika Desa Dayu bisa masuk lima besar Desa terbaik di Kabupaten Blitar.
Hal senada juga diungkapkan Camat Nglegok, Agus Zainal, menurutnya ada 2 Desa yang diajukan untuk penilaian berdasarkan evaluasi sebelumnya yakni Desa Dayu dan Desa Jiwut, bahkan menurutnya Desa Dayu sendiri sudah 5 kali berturut turut mendapatkan prestasi lunas pajak tercepat dalam waktu maksimal 1 bulan dan menjadi tujuan studi banding dari daerah lain. Sehingga pihaknya juga berharap dengan diadakanya lomba ini paling tidak bisa memotivasi masyarakat.
“Dengan diadakannya Lomba ini Desa-Desa dan Kelurahan bisa menjadi lebih baik, profesional dan meningkatkan kualitas untuk kesejahteraan masyarakat, dimana kriteria yang menjadi penilaian dalam lomba ini yakni menyangkut 3 bidang diantaranya bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan,” kata Agus Zaenal yang juga didampingi Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Nglegok yang ikut memberikan semangat pada Desa Dayu untuk mengikuti Lomba Desa. [htn.adv]

Tags: