Tunggu Perizinan Pemerintah, Jaringan 4,5G XL Siap 100 Persen

Caretaker Vice President XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim, General Manager Sales Operation XL Axiata East Java area, Hiasinta H. Paembonan dan Specialist Service Performance & Optimization XL Axiata, Rino Prasetiyanto dalam acara peluncuran spirit #JadiLebihBaik. [achmad tauriq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
PT XL Axiata Tbk (XL) yang telah mengcover 93% populasi masyarakat Indonesia, memperkenalkan 4,5G sebagai Network Brand yang akan siap memperkuat seluruh jaringan sehingga bisa lebih baik saat digunakan para pelanggan.
Menurut Caretaker Vice President XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim, saat Press Conference di Luminor Hotel Surabaya, Selasa (13/2) kemarin, sebenarnya penekanannya tidak dari jaringan 4,5G itu sendiri melainkan hanya tinggal menunggu perizinan dari pemerintah saja, sehingga kini pihaknya memperkenalkan 4,5G XL sebagai Network Brand.
”Secara infrastruktur, cost maupun teknologi kami sudah siap menggelar jaringan itu, bahkan kami 100% sudah siap. Dan untuk implementasi biasanya kami gelar dulu di Jawa dan Bali terlebih dahulu tapi apabila jaringan itu sudah diresmikan oleh pemerintah,” terangnya.
Imam Mualim menambahkan, Base Transceiver Station (BTS) XL sudah siap sampai dengan teknologi 5G, tinggal menunggu dari pemerintah, apakah perizinannya sudah keluar dan bisa untuk di komersialkan.
”Jaringan BTS XL di seluruh Indonesia kini mencapai 101 ribu, dimana 16 ribu BTS sudah terpasang sejak 2017 lalu. Ada peningkatan 20% dibandingkan tahun lalu dan BTS yang sudah terpasang diantaranya 17 ribu jaringan 4G, 16 ribu 3G dan sisanya jaringan 2G,” jelasnya.
Namun untuk adaptasi pelanggan sendiri dari 2G ke 3G dibandingkan ke 4G yang sepertinya sedikit melambat. Karena kesemuanya itu didukung oleh keberadaan headset itu sendiri, jadi kesemuanya ini tergantung dari produsen headset itu sendiri untuk menyediakan headset yang mendukung 4G maupun 4,5G.
Sedangkan terkait dengan tarif, sampai dengan saat ini di jaringan 4,5G milik XL masih menggunakan tarif standar. Masih belum ada tarif khusus bagi pengguna headset 4,5G dan disaat pelanggan menggunakannya, yang mungkin pada saat itu kami sedang ujicoba jaringan 4,5G.
Imam Mualim sendiri juga masih belum bisa mentargetkan, kapan perizinan bisa diberikan pemerintah. Karena saat ini pemerintah sedang menata semua jaringan milik para operator, semoga aja bisa cepat tertata dan izin bisa dikeluarkan pemerintah untuk dikomersilkan, baik untuk jaringan 4,5G maupun 5G. [riq]

Tags: