Tiga Hari Banjir, Aktivitas Pelajar Terganggu

Banjir yang menggenangi Kawasan Ploso, Jombang mengakibatkan aktivitas pelajar terganggu, Senin pagi (12/02). [Arif Yulianto]

Jombang, Bhirawa
Tiga hari sudah banjir menggenangi wilayah Kecamatan Ploso, Jombang akibat luapan air dari Kali Marmoyo yang melintasi daerah tersebut. Akibatnya, Desa Jati Gedong, Kecamatan Ploso, Jombang juga masih tergenang air banjir hingga Senin pagi (12/02). Banjir juga menggenagi bangunan sekolah MI Nizhamiyah, yang terletak di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang.
Sejak hari Sabtu malam (10/02) hingga Senin (12/02), air masih belum surut. Akibat peristiwa ini, aktifitas belajar mengajar ratusan pelajar di sekolah tersebut terganggu.
Bahkan para pelajar yang hendak pergi ke sekolah harus terpaksa melepaskan sepatu, dan menjinjing rok seragam sekolah mereka, karena air juga menggenangi jalan menuju ke sekolah tersebut. Permukaan air di jalan akibat banjir ini mencapai ketinggian hingga lutut.
“Air belum surut, malah bertambah tinggi dan mengganggu. Kami minta agar segera diatasi oleh pemerintah,” ungkap Umi Fadilah, salah seorang pelajar MI Nizhamiyah kepada wartawan, Senin (12/02).
Sementara itu menurut pihak sekolah, meski kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, namun untuk beberapa kelas terpaksa di liburkan.
“Proses belajar mengajar tetap berlangsung, namun kelas 1 sampai 3 diliburkan,” kata Lilik Umaroh, Guru MI Nizhamiyah.
Akibat banjir yang tak kunjung surut selama tiga hari tersebut, air menggenangi jalan dan sejumlah bangunan di sekolah, termasuk perpustakaan sekolah tersebut. Air juga menggenangi bangunan SMP Negeri 2 Ploso, Jombang. [rif]

Tags: