Temuan Situs Trik Akan Dijadikan Tempat Wisata

Kondisi temuan Situs Alas Trik banyak dikunjungi siswa SDN Kedungbocok, MTs N Tarik dan SMPN 1 Tarik.

Sidoarjo, Bhirawa
Temuan Situs Alas Trik di Dusun Klinter Desa Kedung Bocok Kecamatan Tarik Sidoarjo akan dijadikan tempat wisata. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) saat mengunjungi temuan situs arkeologi yang ditemukan oleh Paiman alias Mbah Man (75 thn) tersebut.
Menurut Kepala Seksi Pelestarian Pengembangan dan Pemanfaat dari BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Mojokerto, Widodo menjelaskan bahwa wujud temuan Situs Alas Trik yang untuk sementara ini mempunyai ukuran panjang sekitar 13,5 meter dan lebar 92 cm berbentuk batu bata kuno. Untuk sementara ini dia belum bisa memberikan kesimpulan yang pasti, pihaknya masih akan terus mendalami lebih lanjut.
“Yang jelas wilayah sekitar ini adalah sudah banyak ditembukan barang-barang kuno. Barang-barang yang terindikasi ada unsur peninggalan sebuah kerajaan,” jelas Widodo.
Kepala Dinas Porapar Joko Supriyadi saat mengunjungi lokasi penggalian situs, Rabu(7/2) menjelaskan kalau pihaknya masih menunggu hasil rekomendasi atau pendalaman dari BPCB. Kalau sudah ada rekomendasi, pihaknya akan memanfaatkan secara bersama-sama untuk mengelola tempat ini menjadi tempat wisata.
“Jadi nantinya kami akan terus berkoordinasi dengan pihak desa maupun kecamatan. Prioritas apa yang diperlukan untuk membangun tempat ini menjadi destinasi wisata yang sangat menarik,” katanya. Lanjutnya, kondisi sekarang ini saja sudah banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk melihat situs ini. Termasuk dari anak-anak sekolah juga sudah banyak yang berkunjung.
“Jadi untuk membuat tempat wisata, kami tetap harus menunggu rekomendasi dari pihak BPCB,” pungkas Joko Supriyadi.
Sementara itu Mbah Man, yang menemukan Situs tersebut mengungkapkan kalau dirinya telah melakukan penggilan lahan tersebut untuk ditanami ketela. Namun pada malam harinya, Ia mengaku telah bermimpi ditemui oleh seorang wanita paruh baya agar terus melakukan penggalian tempat tersebut.
“Tulung aku diduduk supoyo aku iso ketok lan didelok wong akeh,” ungkap Mbah Man. [ach]

Tags: