Paslon Aizudin-Sudjono Ingin Kader NU Satu Barisan

Pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kediri, Aizzudin Abdurahman-Sudjono Teguh ikut hadir dalam perayaan hari kelahiran (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-92 di Kelurahan Tosaren.

(Harlah NU Ke-92) 
Kota Kediri, Bhirawa
Pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kediri, Aizzudin Abdurahman-Sudjono Teguh ikut hadir dalam perayaan hari kelahiran (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-92 di Kelurahan Tosaren,
Calon Walikota Kediri Aizzudin Abdurahman mengatakan, perayaan Harlah NU menjadi kebanggan tersendiri baik bagi seluruh kader maupun masyarakat. Banyak tradisi dalam perayaan tersebut dalam menujukan kebersamaan serta sikap kekeluargaan yang sangat kuat.
“Dengan memotong tumpeng dan makan bareng adalah menunjukan rasa syukur kami. Ternyata warga Nahdiyin di Kota Kediri sangat luar biasa besarnya,” ujar Gus Aiz yang juga cucu pendiri NU.
Lanjut Gus Aiz, kader NU saat ini sudah tersebar di berbagai tempat dan juga ikut andil dalam sejumlah komunitas serta organisasi. Pihaknya ingin kader NU tetap dapat menjadi satu barisan.
“Apapun statusnya NU tidak membeda-bedakan dan kita gandeng semua,” imbuhnya.
Meski bakal memasuki musim kampanye dalam pemilihan kepala daerah Kota Kediri, Gus Aiz yang juga ikut dalam ajang pesta demokrasi tersebut mengharapkan, Kota Kediri tetap dapat menjaga situasi yang kondusif serta membangun demokrasi yang berwibawa.
“Kita ingin kader NU saat ini tetap satu barisan untuk mewujudkan Kota Kediri yang lebih baik. Siapapun itu mari kader NU dapat mewujudkan Kediri Toto, Kediri Joyo untuk Kota Kediri,” jelasnya. [van]

Tags: