‘Hamba Alloh’ Dilarang ‘Nyumbang’ Kampanye di Jombang

Komisioner KPU Jombang Divisi Hukum, Atho’illah saat di wawancarai wartawan. [Arif Yulianto/ Bhirawa]

Jombang, Bhirawa
Pada masa kampanye Pemilihan Bupati (Pilbup) Jombang yang akan di mulai pada 15 Februari 2018 ini, penyelenggara pemilu melarang pihak tanpa identitas memberikan sumbangan kepada Pasangan Calon (Paslon) yang mengikuti konstelasi politik tersebut.
Pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2017 tentang Dana Kampanye Peserta Pemilihan Kepala Daerah menyebutkan, identitas penyumbang dana kampanye harus jelas. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Anggota Komisioner KPU Kabupaten Jombang, Athoillah. Menurutnya, penyumbang dana kampanye tidak diperbolehkan menggunakan nama Hamba Alloh.
“Penyumbang identitasnya harus jelas, Hamba Alloh sudah tidak boleh nyumbang. Nanti kita audit siapa yang menyumbang dan berapa jumlahnya,” ungkap Atho’illah kepada wartawan, Jumat (02/02).
Selain soal identitas penyumbang, Atho’illah juga menambahkan, bakal ada batasan jumlah nominal dana kampanye yang akan disumbangkan kepada para paslon. Hal tersebut juga tertuang dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2017.
”Di dalam PKPU terdapat larangan-larangan, misalnya sumbangan perorangan itu maksimal 75 juta. Dan sumbangan dari badan hukum termasuk partai yang akan menyumbang itu maksimal 750 juta. Lebih dari itu, tidak boleh,” terangnya.
Masih menurutnya, jika dalam proses audit Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ditemukan kelebihan nominal sumbangan akan diserahkan ke negara.
“Kalau ada kelebihan akan diserahkan ke negara melalui KPU,” tandasnya.
Ditambahkannya lagi, Paslon diwajibkan membuat rekening dana kampanye atas nama masing-masing Paslon. Dijelaskannya, semua dana kampanye dialirkan melalui rekening dana kampanye.
“Rekening dana kampanye dibuat atas nama Paslon. Pembuatan rekening bisa dimulai sekarang hingga nanti menjelang penetapan. Setelah ditetapkan, Paslon harus sudah harus memiliki rekening dana kampanye,” jelas Atho’ memungkasi.(rif)

Tags: