Hadi Subiyanto Ditetapkan Paripurna sebagai Ketua Fraksi Golkar

Hadi Subiyanto. [hadi suyitno/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Sidang paripurna DPRD Sidoarjo, Selasa (13/2), akhirnya menetapkan Hadi Subiyanto sebagai Ketua Fraksi Golkar Bintang dan Persatuan, setelah ketua lama, terjerat kasus hukum. Fraksi Golkar sempat mengambang sekitar lima bulan akibat ketuanya, Choirul Huda ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo akibat dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Aneka Usaha Sidoarjo.
Hadi Subiyanto, memang sudah diprediksi bakal menggantikan posisi Huda karena keseniorannya. Golkar dengan lima anggotanya bergabung dalam satu fraksi dengan satu anggota Bulan Bintang dan satu anggota PPP. Partai berlambang beringin ini dominan di fraksinya dengan memegang posisi ketua dan sekretaris. Jabatan sekretaris dipegang Ali Sucipto, dan Taufiqulbar dari PBB menjadi wakil ketua.
Dengan konfigurasi baru ini, Fraksi Golkar langsung melakukan perubahan anggotanya yang di Komisi A, Ny Sulistiowati, yang ditarik ke komisi B. sementara posisi Golkar di komisi A menjadi kosong. Targetnya posisi itu akan diberikan kepada Sylvester, yang akan di PAW menggantikan Sulis di komisi A. perubahan ini tidak merubah komposisi Golkar di komisi B yang tetap memasukkan 3 kadernya, yakni Hadi Subiyanto, Ali Sucipto dan Sulistiowati.
Sekretaris Fraksi Golkar, Ali Sucipto, menyatakan posisinya sebagai sekretaris diharapkan tetap bisa mengonntrol jalannya fraksi dalam mengambil keputusan politis. ”Karena setiap surat yang dikeluarkan fraksi harus ada tanda tangan saya selaku sekretaris fraksi. Jadi saya tetap berperan dalam tubuh Fraksi Golkar,” terangnya.
Ia mengaku legowo menerima Hadi Subiyanto sebagai ketua, walaupun partainya lebih condong memilih dirinya sebagai ketua fraksi. ”Saya sudah tua dan tidak mau rebut-ribut. Toh dalam jabatan sekretaris fraksi masih bisa mengontrol fraksi,” ujarnya. [hds]

Tags: