Gus Ipul Prioritaskan Infrastruktur Penahan Banjir

Cagub Jatim Drs H Saifullah Yusuf saat melihat banjir di Benjeng, Gresik.

(SBY: Jatim Lebih Baik Dipimpin Khofifah)
Gresik, Bhirawa
Banjir yang melanda daerah Benjeng, Gresik membuat calon gubernur (Cagub) nomor urut 2 H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin. Wakil gubernur Jatim dua periode ini akan membuat skala prioritas dalam menuntaskan persoalan banjir.
“Ada dua skala prioritas untuk menangani persoalan banjir yang ada di Jatim, termasuk di sini (Benjeng, Gresik),” kata Gus Ipul di lokasi banjir Benjeng, Gresik, Minggu (25/2).
Untuk bisa mewujudkan dua masalah utama di wilayah yang terkena banjir, Gus Ipul menegaskan supaya semua pihak harus bekerja bersama. Jika nanti mendapat amanah memimpin Jawa Timur, Mantan Ketua Umum GP Ansor ini mengaku akan membuat langkah sinkronisasi skala prioritas. “Langkah prioritas ini akan saya serahkan ke pusat supaya segera ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Persoalan sungai, lanjut Gus Ipul merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi pemerintah provinsi memiliki kewenangan untuk mendorong. Untuk itu, strategi melakukan penanganan banjir harus dilakukan supaya masyarakat tidak menderita. Dalam urusan sungai, pembebasan lahan untuk kebutuhan tanggul merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab), namun jika anggaran kabupaten tidak mencukupi maka pemerintah provinsi bisa membantu, begitu juga dengan pemerintah pusat memiliki kewajiban untuk menata sungai-sungai skala besar.
Di Jatim, ungkap mantan Ketua GP Ansor dua periode ini, ada 300 sungai besar yang menjadi tanggung jawab provinsi untuk dilakukan pembenahan. Jumlah tersebut sangat besar hingga mengakibatakan provinsi kuwalahan. Untuk itulah perlu ada penanganan secara cepat terhadap sungai-sungai yang memiliki skala prioritas.
“Benjeng ini menjadi skala prioritas, karena banjir mengenai pasar sedangkan pasarnya cukup besar. Pasar ini bukan hanya dinikmati warga sekitar tetapi desa lain bahkan kecamatan lain juga menjadikan Pasar Benjeng sebagai tempat belanja. Jadi wajar menjadi prioritas,” papar Gus Ipul.
Lebih Baik Jika Dipimpin Khofifah
Sementara itu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono hadir dalam Pernyataan Tekad dan Dukungan Pengembangan Pusat Pariwisata Pantai Selatan Tulungagung oleh pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Tulungagung, Margiono – Eko Prisdianto, di Pantai Gemah, Tulungagung Minggu (25/2/2). Hadir pula bersama SBY, ibu Ani Yudhoyono.
Kedatangan Presiden RI ke enam itu disambut langsung oleh calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa yang merupakan cagub yang diusung oleh Partai Demokrat. Serta hadir pula pasangan cabup dan cawabup Tulungagung Margiono- Eko Prisdianto.
Begitu tiba di lokasi, Khofifah menyambut SBY dan mencium tangan pria yang pernah memimpin Indonesia selama sepuluh tahun itu.
“Alhamdulillah yang saya hormati dan semoga Allah takdirkan jadi gubernur jawa timur, Budhe Khofifah,” kata SBY membuka sambutannya dengan menyapa Khofifah.
Ia mengatakan, dirinya dan Ani Yudhoyono, dan juga rombongan senang bisa bertemu kembali dengan warga Jawa Timur.
Sebagai orang yang dilahirkan di Jawa Timur, dikatakan SBY ada kerinduan untuk sering dan datang kembali ke Jawa Timur.
Menurutnya, selama sepuluh tahun menjabat sebagai presiden, Jawa Timur menjadi provinsi yang banyak sekali mengukir prestasi untuk negara Indonesia.
“Saya yakin jika Allah takdirkan Budhe Khofifah memimpin Jawa Timur, akan lebih banyak lagi prestasi diraih yang membanggakan dan tentu menbawa berkah bagi warga Jawa Timur,” ucap SBY. [iib.cty]

Tags: