Bupati Lumajang Beri Bantuan Korban Puting Beliung

Bupati Lumajang Drs As at Malik ketika mengunjungi warga yang menjadi korban angin puting beliung.

Lumajang, Bhirawa
Bupati Lumajang Drs. As at Malik didampingi oleh Jajaran OPD terkait meninjau langsung korban bencana dampak angin puting beliung yang menerjang Desa Tekung Kecamatan Tekung yakni di Dusun Mager sari yang terdapat beberapa rumah rusak serta pepohonan yang tumbang pada Minggu (11/2).
Kegiatan tersebut dilakukan setelah mendapatkan informasi dari BPBD Kabupaten Lumajang dimana pada Jumat lalu telah terjadi hujan deras yang disertai angin deras yang menerjang Lokasi tersebut dan merusak rumah milik 12 warga dengan berbagai tingkatan.
Selain melakukan dialog dengan warga pada kesempatan itu rombongan Bupati menyalurkan bantuan berupa uang santunan untuk rehab atau perbaikan kepada warga yang menjadi dampak dari terjangan angin puting beliung tersebut. Tidak hanya bantuan kepada warga, pada kesempatan itu Bupati juga memberikan bantuan kesejumlah yang juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin tersebut.
Di cuaca yang ekstrim pada musim hujan kali ini,Bupati juga berpesan kepada warga untuk senantiasa waspada serta menjaga lingkungan dari sampah dan jika terjadi sesuatu misalnya kayu roboh atau ada hal terkait kebencanaan untuk segera melaporkan ke pihak BPBD agar segera mendapatkan bantuan. “Jika terjadi apapun segera informasikan kepada BPBD Lumajang ataupun aparat apabila terjadi hal-hal yang berpotensi merugikan masyarakat,”ujarnya.
Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan BPBD Kabupaten Lumajang atas kesiapsiagaan yang secara cepat merespon semua bencana yang terjadi di Lumajang. Sebagai langkah antisipasi adanya bencana serupa, TRC BPBD bersama kepala Desa yang dibantu oleh warga sekitar melakukan pemotingan dan pembersihan pohon yang dinilai riskan patah untuk dilakukan perampingan serta pembersihan terhadap kayu kayu yang telah roboh.
Di sisi lain pihak BPBD dan Kepala Desa juga terus melakukan pendataan terhadap jumlah kerugian yang ditimbulkan oleh bencana tersebut, baik kerusakan rumah maupun kerusakan tanaman di persawahan. [dwi]

Tags: