Siap Naikkan Tunjangan Perangkat Desa, Sekda Cari Formulasi Tepat

Sekdakab Lamongan Yuhronur Efendy bakal mencarikan formulasi yang pas untuk memenuhi keluhan para perangkat desa soal tunjangan.(Alimun Hakim/Bhirawa).

Lamongan, Bhirawa
Sejumlah perangkat desa yang mengajukan kenaikan tunjangan disikapi Pemkab Lamongan dengan bijak. Sekretaris Daerah Kab Lamongan menegaskan bakal mencarikan formulasi yang tepat dan tidak menyalahi aturan untuk menaikkan tunjangan perangkat desa.
”Yang jelas kami akan berupaya untuk menaikkan tunjangan perangkat desa se-Kab Lamongan. Terkait besarannya dicarikan dulu formulasi yang tepat agar tidak menyalahi aturan,” ujar Sekda Kab.Lamongan Yuhronur Efendi, Kamis (11/1) kemarin.
Yuhronur menjelaskan, peningkatan kesejahteraan bisa berdampak pada peningkatan kinerja perangkat desa dalam menjalankan tugas demi pembangunan dan pelayanan pemerintahan di desa.
”Pemkab Lamongan akan berusaha. Pada perinsipnya, kami juga sama ingin meningkatkatkan kesejahteraan perangkat desa. Kami mengetahui, selama ini kinerja perangkat atau pamong desa dalam menjalankan program dan layanan sudah maksimal. Maka dipastikan kinerja itu akan semakin ditingkat jika tunjunganya juga dinaikkan,” jelasnya.
Seperti diketahui, sejumlah perangkat desa kemarin tengah beraudiensi terkait permintaan kenaikan tunjangan. Dalam audiensi itu disikapi dengan bijak Pemkab Lamongan yang nantinya bakal dicarikan formulasi yang tepat dan tidak menyalahi aturan untuk memenuhi jeritan sejumlah perangkat desa.
Puluhan perwakilan perangkat desa se-Kab Lamongan yang mendatangi Kantor Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lamongan, memprotes tunjangan perangkat desa di Lamongan yang selama ini dinilai masih kurang dan tak seimbang dengan kinerja yang telah dilakukan.
Para perangkat desa meminta Pemkab Lamongan untuk memberi tambahan tunjangan perangkat desa menjadi minimal Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Sebab tunjangan selama ini di rasakan tidak sebanding dengan kinerja yang di lakukan perangkat desa. [mb9]

Tags: