Semakin Banyak Temuan Minimarket Dekat Pasar Rakyat

Agus Budiarto

Tulungagung, Bhirawa
Komisi C DPRD Tulungagung dibuat geram dengan kenyataan semakin banyaknya minimarket berjaringan yang berada di dekat pasar rakyat (pasar tradisional). Mereka meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) untuk segera melakukan sosialisasi terkait keberadaan minimarket berjaringan yang akan segera ditutup tersebut.
“Dari hasil sidak selama dua hari, kami menemukan ada enam minimarket berjaringan yang belum terdata oleh DPMPTSP kabupaten Tulungagung. Ini menunjukkan jumlah minimarket berjaringan di dekat pasar rakyat ternyata jumlahnya sudah banyak,” ujarKetua Komisi C DPRD Tulungagung, Drs Subani pada Bhirawa, Kamis (11/1).
Pendirian minimarket berjaringan yang jaraknya kurang dari 1.000 meter dari pasar rakyat, menurut dia, jelas-jelas telah melanggar perda. Baikitu Perda No. 6 tahun 2010 dan Perdatentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan yang baru saja ditetapkan.
Subani menandaskan, sesuai Perdatentang Penataandan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, minimarket berjaringan dilarang berdiri di radius kurang dari 1.000 meter dari pasar rakyat. “Karenanya setelah sosialisasi enam bulan, minimarket berjaringan yang dekat pasar rakyat harus ditutup,” katanya. [wed]

Tags: