KKN UISI Gresik Sebar 263 Mahasiswa ke Desa

Asisten II Pemkab Gresik, Siswadi Aprilianto bersama Rektor UISI saat menerima cenderamata. [kerin ikanto]

Gresik, Bhirawa
Mahasiswa Universitas International Semen Indonesia (UISI) Gresik siap mengajari masyarakat desa di Gresik tentang energi terbarukan, teknologi pangan, Agro Industri dan ekonomi kreatif.
Mulai Kamis (11/1) mereka memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa wilayah di Kabupaten Gresik.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Siswadi Aprilianto mewakili Bupati Gresik menerima rombongan mahasiswa UISI yang dipimpin Rektornya Prof. Dr. Ing. Herman Sasongko di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Kamis (11/1). Ada 26 desa di 7 kecamatan yang akan menjadi jujugan 263 mahasiswa UISI Gresik untuk melaksanakan KKN di Gresik. Selama 20 hari yakni mulai tanggal 11 Januari sampai 1 Pebruari 2018 mereka tersebar di Kecamatan Balongpanggang, Kedamean, Wringinanom, Menganti, Sidayu, Ujungpangkah dan Panceng.
Menurut Rektor UISI Herman Sasongko, KKN mahasiswa UISI Gresik ini tak sekadar kegiatan biasa, tapi harus riil melaksanakan pekerjaan untuk menemukan permasalahan.
“KKN mahasiswa UISI adalah KKN tematik. Kami memberikan tugas untuk menemukan masalah riil di desa setempat. Terutama tentang 4 hal yaitu tentang energi terbarukan, teknologi pangan, agro industri dan ekonomi kreatif,” katanya.
Menurut profesor bidang aerodinamika rotor mesin turbo ini, sebagai Universitas International dia mengingatkan kepada mahasiswanya, untuk menjadi International maka, keberadaan mereka harus selalu bermanfaat untuk daerahnya yaitu Gresik, Jawa Timur dan Indonesia.
“Bekerja yang riil dengan sebaik-baiknya untuk kebangsaan” tandasnya dihadapan mahasiswanya peserta KKN.
Sementara, Siswadi Aprilianto, menyampaikan terima kasih kepada segenap keluarga besar UISI yang telah mengarahkan mahasiswanya untuk melakukan KKN di Gresik.Siswadi juga menyebut berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta yang telah lebih dulu melaksanakan KKN di Gresik bahkan beberapa di antaranya ke Pulau Bawean.
“Kami berharap suatu saat UISI untuk mengagendakan pelaksanaan KKN di Pulau Bawean. Dan kepada Para mahasiswa UISI yang akan melaksanakan KKN kali ini yang dibantu oleh OPD terkait, kalau mungkin anda bisa menciptakan desa binaan di Gresik menjadi desa mandiri”, ungkapnya. [eri]

Tags: