ASN Pamekasan Dilarang Dukung Pasangan Calon Kepala Daerah

Plt. Sekda Kabupaten Pamekasan, Moh Alwi, S.Sos MSi.

Pamekasan, Bhirawa
Untuk menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah, Pemkab Pamekasan menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur, tentang larangan mendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati.
Plt Sekda Pamekasan, Moh Alwi, S.Sos, MSi mengatakan, instruksi Gubernur Jatim berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 53/2010 ttg Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Larangan dimaksud, bukan saja mendukung, berfoto selfie pun tidak boleh. Apalagi menyalahgunakan wewenangnya,” jelasnya.
Menurutnya, penyalahgunaan wewenang itu, misalnya, memberikan fasilitas negara dipergunakan ASN itu. Serta program pemerintah untuk mendukung salah pasangan calon Kepala Daerah tersebut. “Hal ini dilarangan karena bisa merugikan calon lainnya,” ucap Moh Alwi mantan Kadis Kependukcapil ini.
Larangan mendukung pasangan Gubernur – Wagub Jatim dan Bupati-Wabup Pamekasan yang diinstruksikan Gubernur Jatim dan Komisi ASN Pusat, sudah disampaikan melalui upacara bendera awal bulan Januari lalu.
“Pemkab melanjutkan instruksi itu kepada Badan, Dinas, Bagian dan Kecamatan,” katanya.
Mengenai bisakah ASN cuti menjadi juru kampanye seperti jabatan politis, menurut Plt Sekda, ASN terikat aturan. “Ada anggota ASN melanggar sanksi jelas. Yaitu, bisa memotong gaji, penurunan pangkat dan diberhentikan dari jabatannya,” jelas Moh Alwi, kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (11/1). [din]

Tags: