Tawaduk Bukan Ngathok

Drs Ec M Ali Imron MM

Drs Ec M Ali Imron MM

Memiliki karir yang cemerlang terkadang mengundang banyak kecemburuan. Padahal melonjaknya karir bukan karena hasil nepotisme atau hasil beli jabatan, tapi lebih pada kerja keras dan selalu mematuhi aturan serta tawaduk melaksanakan tugas dengan baik.
Bagi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (PMD P3A KB) Kabupaten Sidoarjo, Drs Ec M Ali Imron MM istilah tawaduk yang menjadi prinsipnya itu bukan ‘ngathok’ kepada pimpinan.
“Selama ini saya tidak pernah meminta jabatan kepada pimpinan, tetapi mentaati perintah atasan. Contohnya, ketika mendapat perintah dari atasan, saya langsung siap dan saya kerjakan selama itu masih dalam koridor yang benar dan sesuai aturan,” kata Ali Imron.
Dengan begitu, lanjutnya, para pimpinan akan lebih senang dari pada belum apa-apa sudah banyak alasan, atau mengombang-ambingkan masalah. “Itulah yang saya maksud dengan Tawaduk,” jelas Ali Imron yang pernah dipercakan menduduki Kabag Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah.
Berbekal pengalaman-pengalaman seperti itu, sejak masuk menjadi ASN di Sidoarjo pada 1989 sebagai Staf DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) dua tahun, telah dipercaya sebagai Lurah Pucang Anom Sidoarjo. Selanjutnya, dipromosikan menjadi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) di tiga tempat, yaitu Sekcam Jabon, Candi dan Taman. “Begitu juga saat dipercaya menjabat sebagai Camat, juga di tiga tempat, yakni Jabon, Tulangan dan Sidoarjo,” ungkapnya.
Selain itu, Ali Imron juga sangat terbuka dengan semua jajaran bawahannya. Mulai Staf paling rendah hingga atas, dan itu dilakukan dimana setiap menjabat dibeberapa kecamatan. Kebiasaan tersebut terus dilakukan hingga mendudukan jabatan sebagai Kabag Pemerintahan, bahkan menjadi Kepala Dinas PMD P3A KB yang sebelumnya BPM PKB.
Termasuk dalam dinas sehari-hari, walaupun sudah menjadi kepala dinas terkadang masih suka menyetir mobil sendiri, hingga sepeda motoran sendiri. Bahkan beberapa rekan kerjanya sesame kepala dinas sempat menyinggung sudah menjadi kepala dinas kok masih menyetir kendaraan sendiri. “Berarti saya termasuk kepala dinas yang sehat, dan tidak mau tergantung kepada orang lain,” pungkasnya. [ach]

Rate this article!
Tawaduk Bukan Ngathok,5 / 5 ( 1votes )
Tags: