Rusunami Nasional Dijual Tanpa Tanah Agar Terjangkau MBR

Foto Ilustrasi

Jakarta, Bhirawa.
Dalam upaya membantu MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) untuk memiliki rumah, pemerintah menyediakan Rusunami. Yang dijual hanya bangunan rumahnya saja, dan tanah tetap milik pemerintah. Sebab harga tanah sangat mahal, akan membuat harga rumah tak terjang kau MBR. Pembeli (MBR) hanya akan memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) saja, tidak bisa punya Hak Milik.
“Cara ini selain menekan harga rumah agar terjangkau MBR, juga dimaksud mengamankan kepenghu nian dari niat buruk jual beli rumah. Sebab, dalam kenyataan sehari-hari, meskipun dilarang, rumah MBR gampang dijual belikan dibawah tangan,” ujar Dirjen Penyediaan Perumahan KemnPUPR Khalawi Abdul Hamid dalam jumpa pers, kemarin(5/12).
Dikatakan, menyongsong tahun 2018, pemerintah bertekad akan terus meningkatkan pemenuhan kebutuhan rumah,khususnya MBR. Hal tersebut terlihat dari kenaikan alokasi pagu tahun anggaran 2018 menjadi Rp9.633,756 miliar. Lebih besar di banding alokasi anggaran 2017 sebesar Rp8.148,813 miliar. Pemerintah juga membuka kucuran pinjaman dari luar negeri
“Pemerintah betul-betul serius dalam pemenuhan kebutuhan rumah layak huni, khususnya bagi MBR. Terutama masalah pembiayaan, pemerintah telah berupaya keras bahkan dengan pinjaman luar negeri. Saya optimis, tahuntahun mendatang pemenuhan kebutuhan rumah rakyat bisa terpenuhi,” tambah Khalawi
Disebutkan, capaian program 1 juta rumah pada November 2017 belum mencapai target, yakni baru 751.973 unit. Sedang capaian 2016 sebanyak 805.169 unit, lebih banyak dibanding 2015 yang hanya 699.770 unit. Dengan adanya pinjaman dari luar negeri, pengadaan rumah rakyat pada 2018 diharapkan bisa penuhi target.
”Kebijakan pusat dalam penghadaan rumah rakyat ini telah merangsang Pemda untuk berpartisi pasi. Setiap Pemda, masing-masing memiliki program penyediaan rumah bagi yang tidak mampu. Besar kecilnya anggaran untuk rumah rakyat ini, tidak sama, tergantung APBD daerah. Yang jelas, kebijakan Pemda dalam pengadaan rumah, sangat membantu pemerintah untuk mewujutkan program rumah untuk rakyat,” jelas Khalawi. [Ira]

Tags: