Satpol PP Kota Mojokerto Amankan Miras Tak Berijin di Swalayan

Petugas Satpol PP Kota Mojokerto menyita puluhan Botol Miras dari salah satu Swalayan di Kota Mojokerto. [kariyadi/bhirawa].

Kota Mojokerto, Bhirawa
Petugas Satpol PP Kota Mojokertlo menyita 43 botol minuman keras (miras)  yang dijual di swalayan yang tidak memikiki  izin. Dalam razia itu,  Satpol PP mengamankan puluhan botol miras dari sebuah super market di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto. Akibat menjual miras tanpa izin, pemilik swalayan terancam hukuman 6 bulan penjara.
Penertiban dilakukan sekitar pukul 15.30 Wib, belasan anggota Satpol PP mendatangi sebuah super market di Jalan Bhayangkara. Di salah satu walayan terbesar di Kota Onde-onde ini, petugas penegak Perda menemukan puluhan botol miras yang dipajang di etalase.
“Swalayan ini terbukti masih menjual minuman beralkohol golongan A tanpa izin,” kata Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Mashudi di kantornya usai penyitaan miras, Kamis (23/11).
Oleh petugas, puluhan botol miras itu disita. Manajemen swalayan diminta untuk datang ke kantor Satpol PP untuk mempertanggungjawabkan penjualan miras tanpa izin tersebut.
Mashudi menjelaskan, jumlah miras yang disita dari super market ini mencapai 43 botol. Terdiri dari berbagai merk, seperti Bir Bintang, Guiness dan Heineken. Dari jumlah itu, 20 diantarnya miras kemasan kaleng aluminium.
“Swalayan ini ketahuan sudah menjual minuman beralkohol sejak dua minggu yang lalu. Sudah kami tegur agar segera mengurus izin, ternyata sampai hari ini belum ada izinnya,” tambahnya.
Mashudi menambahkan, perbuatan manajemen super market yang nekat menjual miras tanpa izin, melanggar Pasal 7 Perda No 2 tahun 2015 tentang Pengendalian Penjualan Minuman Beralkohol di Kota Mojokerto.
“Ancaman hukumannya 6 bulan kurungan atau denda Rp 50 juta,” pungkas Kasatpol PP. [kar]

Tags: