PWI Gelar Pendidikan Jurnalistik Bagi Pelajar

Maryoto Birowo saat membuka pendidikan jurnalistik di aula SMKN 1 Boyolangu, Sabtu (25/11).

Tulungagung, Bhirawa
Sebanyak 100 pelajar dan mahasiswa mendapat pendidikan jurnalistik yang diselenggarakan PWI Tulungagung, Sabtu (25/11). Pelatihan berlangsung di aula SMKN 1 Boyolangu dan dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM.
Hadir pula dalam acara pembukaan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulungagung, Suharno SPd MPd, selain Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Tulungagung, Drs Subagio dan Kepala SMKN 1 Boyolangu, Drs Rofiq Suyudi MPd.
Wabup Maryoto Birowo mengapresiasi terselengaranya pendidikan jurnalistik bagi pelajar dan mahasiswa yang diadakan PWI Tulungagung. Apalagi, pelatihan jurnalistik mengambil tema melawan hoax.
“Berita hoax itu membuat kegaduhan dan meresahkan masyarakat. Karena itu perlu dilawan,” tandasnya saat memberi sambutan pembukaan.
Pendidikan jurnalistik, menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung ini sebagai salah satu upaya untuk membendung penyebaran berita-berita hoax. “Kami berharap para pelajar dan mahasiswa dengan adanya pelatihan jurnalistik dapat membuat berita-berita yang akurat sesuai fakta. Jangan membuat dan menyebarkan berita hoax,” tuturnya.
Empat wartawan anggota PWI Tulungagung tampil sebagai narasumber dalam pendidikan jurnalistik tersebut. Mereka adalah Wiwieko Dharmaidiningrum dari Harian Bhirawa, Agus Kasiyanto (Radio Liiur FM),Bambang Cahyono (adakitanews.com) dan Anang Agus F (MNC TV ).
Sebagai narasumber pertama, Wiwieko menyampaikan materi cara menulis yang benar, akurat dan mencerdaskan di media cetak. Sementara , Agus Kasiyanto, Bambang Cahyono dan Anang masing-masing menyampaikan materi penangkalan berita hoax dari sisi media radio, online (internet) dan televisi.
“Saat ini sudah waktunya semua media mainstrem, termasuk media sosial yang banyak diminati kalangan anak muda jaman now untuk lebih memberi harapan yang membangun pada masyarakat.Salah satunya dengan menyajikan berita-berita yang mencerdaskan sehingga dapat memberi pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat,” papar Wiwieko. [wed]

Tags: