Pengedar Sabu Warga Kalimas Divonis 7,5 Tahun Penjara

Sunardi, pengedar sabu warga Kalimas Baru gang Buntu usai menjalani sidang vonis 7,5 tahun atas kasusnya, Rabu (22/11). [abednego/bhirawa]

PN Surabaya, Bhirawa
Sunardi (30) warga Jl Kalimas Baru 2 gang Buntu Surabaya ini tidak menyangka jika hidupnya akan dihabiskan di dalam jeruji tahanan. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Sarwedi menjatuhkan vonis 7,5 tahun atas kasus sabu yang menjeratnya.
Amar putusan ini dibacakan Ketua Majelis Hakim Sarwedi di Ruang Cakra PN Surabaya, Rabu (22/11). Sebagai terdakwa pengedar narkoba jenis sabu, Hakim Sarwedi menyatakan perbuatan terdakwa Sunardi terbukti secara sah melanggar Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Sebelum menjatuhkan vonis, Hakim Sarwedi membacakan hal-hal yang meringankan terdakwa, yakni bersikap sopan selama di persidangan dan tidak pernah terlibat kasus hukum sebelumnya. Sementara hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam hal pemberantasaan narkoba.
“Mengadili, menghukum terdakwa Sunardi dengan pidana 7,5 tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Sarwedi, Rabu (22/11).
Putusan Ketua Majelis Hakim Sarwedi lebih ringan dibandingkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, Jaksa Parlin Manulang menuntut terdakwa Sunardi dengan pidana 8,5 tahun penjara. Mendengar putusan dari Majelis Hakim, terdakwa Sunardi mengaku menerima dengan apa yang diputus Majelis Hakim.
“Saya terima Pak Hakim,” singkat Sunardi usai mendenggar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Sarwedi.
Seperti diberitakan, kasus ini terjadi pada 13 Agustus 2017 lalu. Sekitar pukul 13.00, Satnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi akan adanya peredaran di wilayah Kalimas Baru 2 gang Buntu. Selanjutnya petugas selanjutnya melakukan penyelidikan dan pendalaman di TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Setelah mendapatkan bukti yang cukup, petugas akhirnya menggerebek rumah tersangka Sunardi yang berada di Jl Kalimas Baru 2 gang Buntu. Dari penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan dua poket sabu seberat 0,4 gram beserta alat hisap. Setelah diinterogasi, tersangka Sunardi mengaku jika dirinya membeli sabu seharga Rp 600 ribu, untuk selanjutnya dipecah dalam paket hemat dan diedarkan kembali. [bed]

Tags: