PDIP Tetapkan Pasangan Cabup dan Cawabup

Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mendampingi pasangan Novi Rahman Hidayat dan Marhen Jumadi saat menerima rekomendasidari DPP PDIP. [ristika]

Tanpa berkoalisi dengan PKB

Nganjuk, Bhirawa
Novi Rahman Hidayat dan Marhen Jumadi akhirnya ditetapkan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Nganjuk dari PDIP. Rekomendasi yang ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP, Megawati dan Sekjend, Hasto Kristiyanto telah dimumkan secara resmi oleh DPC PDIP Nganjuk.
Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengatakan dengan diserahkanya rekomendasi cabup dan cawabup ini berarti status Novi dari bakal calon bupati (bacabub) menjadi calon bupati (cabub).
” Semua tahapan sudah dilalui mulai dari verifikasi berkas pendaftaran, fit and propertes, survey elektabilitas sampai mengerucut keputusan DPP mengeluarkan rekom hari ini,” terangnya saat dihubungi lewat ponsel, Senin (13/11).
Untuk cawabup, menurut Tatit, tidak berubah masih seperti skema awal yaitu Marhen Jumadi. Dengan resmi diterbitkanya rekom kepada pasangan Novi – Marhen maka sepulang dari kantor DPP dipaparkan juga oleh Tatit akan inten melakukan konsolidasi internal partai untuk merumuskan kemenangan Novi – Marhen. ” Pasangan Novi – Marhen sudah keputusan bulat DPP PDIP,” lanjut Tatit.
Dikatakan Tatit, penyerahan rekomendasi kepada pasangan Novi dan Marhen Jumadi bertempat digedung pertemuan kantor DPP PDI Perjuangan jalan Diponegoro Jakarta Pusat. Bambang DH didampingi Windo Sianipar secara resmi telah menyerahkan rekomendasi PDIP kepada cabup Novi Rahman Hidayat dan cawabup Marhen Jumadi.
Dengan telah turunnya surat rekomendasi PDIP secara berpasangan antara Novi Rahman Hidayat dengan Marhaen Jumadi, empat kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)yang telah dipersiapkan sebagai kandidat bacawabup dipastikan kandas. Epat kader PKB tersebut yakni, Ketua DPC PKB Ullum Basthomi, Nur Daenuri anggota fraksi PKB, KH Syamsudin pengasuh Ponpes Pule yang saat ini menjabat sebagai ketua dewan Suro DPC PKB Nganjuk dan Basori anggota Fraksi PKB.
“Akan kita komunikasikan, tapi yang jelas untuk rekomendasi PDIP yang sudah turun berpasangan antara Mas Novi dengan Pak Marhen tidak bisa berubah. PDIP bisa mengusung sendiri, namun hal itu tetap akan kita komunikasikan untuk Nganjuk lebih baik,” ujar Tatit.
Mengenai arah koalisi, lanjut Tatit Heru, DPC PDIP Nganjuk telah melakukan serangkaian komunikasi politik dengan Parpol lain.
“Namun jika mengacu Pilgub (Pemilihan Gubernur) PDIP berkoalisi dengan PKB, apalagi di Nganjuk, PKB juga mengusung Mas Novi, namun kalau untuk rekom tetap tidak bisa berubah yakni Mas Novi dan Pak Marhen,” pungkas Tatit. [ris]

Tags: