Nasib Pencairan Dana Hibah – BKK di Kabupaten Gresik ”Suram”

Foto Ilustrasi

Gresik, Bhirawa
Nasib pencairan dana bantuan hibah dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) makin terkatung-katung. Sebab hingga kini belum ada kepastian dari bupati terkait lampu hijau pencairannya. Meski dewan telah mengancam akan memboikot pembahasan R-APBD 2018, namun nyatanya tetap tak bergeming.
Menurut Ketua Fraksi PDIP, Mujid Ridwan, sudah sejak pekan lalu dewan memberikan deadline. Penetetapan surat penerima dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) belum juga ada kejelasan dari bupati. Bahkan rapat yang dihadiri tim anggaran dan badan anggaran beberapa kali ditunda. Sebab kesepakatan belum dipenuhi.
”Yang kami perjuangkan ini untuk kepentingan rakyat maka seharusnya didukung. Sebab proses dan persyaratan telah dipenuhi secara keseluruhan namun ada saja alasannya untuk menunda. Sedangkan waktunya kini tinggal satu bulan, apa bisa waktu yang tersisa ini kalau masih mengantung,” ujarnya.
Rapat Tim Anggaran dan Badan Anggaran akan dilakukan Kamis (hari in, red). Diharapkan hasilnya memuaskan, kalau tetap sama berarti bupati tidak sayang rakyatnya. Bupati lebih mementingkan proyek besar yang wah, sebagai produk selama menjabat.
Ditambahkan Mujid Ridwan, kalau proses pencairan dana bantuan hibah dan BKK tetap gagal. Dewan akan bicara langsung pada masyarakat, sebab sudah diperjuangkan secara maksimal. Selanjutnya tergantung masyarakat penerima seperti, UKM, perbaikan musholah, sekolah, batuan pertanian, ternak. ”Kami persilahkan untuk demo pada bupati, menuntut proposal pengajuannya,” tandasnya. [kim]

Tags: