Musim Penghujan, DBD dan Demam Tifoid Intai Warga Jombang

Pasien yang di rawat di ruang Seruni, RSUD Jombang, Jumat (24/11). [Arif Yulianto/ Bhirawa]

Jombang, Bhirawa
Warga harus mulai mewaspadai trend penyakit yang biasa menjangkit warga saat musim penghujan datang. Penyakit yang biasanya ‘tumbuh subur’ di musim seperti ini adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).
Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang dr. Pudji Umbaran mengakui jika datangnya musim penghujan ini sejumlah penyakit mulai menyerang warga Jombang.
“Trend penyakit sudah terjadi, khususnya penyakit tropid (tropical disease) atau penyakit tropis. Pasien-pasien dengan kondisi panas juga mulai meningkat,” ungkap dr. Pudji kepada sejumlah wartawan, Jumat (24/11) di RSUD Jombang.
Untuk kasus DBD, Pudji mengatakan hingga bulan November 2017 menuju akhir ini masih relatif rendah dibanding dengan kasus yang sama tahun lalu.
“Memang ada tiga pasien yang kita rawat di ICU center tapi sudah dipulangkan. Di Ruang Pavilion Seruni tahun sebelumnya ada sekitar 30 – 40 dirawat. Saat ini hanya ada dua anak yang terdiagnosa dengue fever atau demam dengue, beda dengan DBD,” jelasnya.
Selain DBD, menurut Pudji warga Jombang juga perlu mewaspadai adanya trend penyakit lain, seperti demam Tifoid dan Pneumoni.
Di katakannya, Tifoid disebabkan oleh bakteri ‘salmonella enteric’, dimana pasien yang terserang, biasanya akan mengalami demam tinggi 39-40 derajat celcius, tubuh menggigil, denyut jantung lemah, dan sakit perut.
“Sedangkan ‘Pneumoni’ merupakan infeksi paru-paru disebabkan oleh bakteri dan virus,”tandasnya.
Di tambahkannya lagi, pasien yang biasa terserang Pneumoni adalah mereka yang berusia dibawah 5 tahun. Sedangkan untuk Tifoid usia pasien lebih bervariasi hingga 10 tahun.
“Ada juga yang terdiagnosa ‘gastroenteritis’ akut sehingga diare,”ungkapnya.
Muslikah (39), salah satu orang tua pasien asal Kecamatan Diwek mengaku jika sebelum masuk rumah sakit, anaknya yang bernama Muhamad Haidar Syam (2) mengalami panas tinggi.
“Anak saya panas tinggi. Ini yang ke tiga kalinya masuk rumah sakit selama tahun ini,”pungkas Muslikah.(rif)

Tags: