IbM Umsida Bina Warga Disabilitas Berwirausaha

Suasana penyerahan mesin pembuat adonan dan penghalus bahan baku jamu di Yayasan Insan Berkebutuhan Khusus ‘Al-Suaiby’ Bugul Permai Pasuruan.

Sidoarjo, Bhirawa
Ilmu pengetahuan dan teknologi Bagi Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (IbM – Umsida) melakukan pembinaan kepada masyarakat yang memiliki keterbasan fisik namun memiliki tekat kuat berwirausaha.
Pembinan tahap awal telah dilakukan sejak April 2016, terhadap pemilik industri rumah tangga, yakni Djoko Hermanu warga Desa Pakis Wetan III/14 Kec. Sawahan, Surabaya dan Rahma Gunawati pemilik Yayasan Berkebutuhan Khusus ‘Al-Suaiby’ Jl. Nanas VIII I-9/56, Bugul Permai, Pasuruan.
Program IbM Umsida untuk pemberdayaan masyarakat disabilitas fisik (tuna daksa) dalam bidang kewirausahaan tersebut, dilaksanakan oleh Tim Abdimas (Pengabdian Kepada Masyarakat) yang diketuai oleh Ir. Wiwik Sumarmi, MT dan Anggota I Dr. Prantasi Harmi Tjahjanti,S.Si., MT.
Usai meninjau lapangan di tempat binaannya Rahma Gunawati dan Djoko Hermanu, Kamis (23/11) kemarin, Prantasi Harmi Tjajanti menjelaskan kalau Rahma Gunawati ini sehari-harinya memprodusi aneka rupa, seperti telur asin, camilan kuping gajah, kripik singkong, rengginang dan minuman jamu sehat serta Pasmina(jilbab). Dengan keterbatasan fisiknya, dia merasa terkendala saat membuat adonan dan cetakan yang akan dibuat camilan. Terkendala pula saat menghaluskan bahan-bahan minuman. Selain itu, dalam memprosikan dan memasarkan produksinya juga mengalami keterbarasan gerak. Oleh karena itu, IbM Umsida telah memberikan pembinaan dan solusinya, yakni dengan membuatkan mesin pembuat adonan dan mesin pemeras bahan jamu, untuk memudahkan mereka dalam menjalankan produksinya.
“Pembuatan mesin-mesin ini dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Tehnik Mesin Umsida, dengan pembiayaan dari Kementerian Pendidikan,” jelas Prantasi Harmi Tjahjanti.
Sementara Djoko Hermanu hanya memerlukan pembinaan masalah pemasaran produksinya, agar jangkauan pemasarannya bisa lebih luas. Oleh karena itu dibuatkan bloggers industri rumah tangga mitra, agar dapat melakukan penjualan/pemasaran secara online. Blogger Djoko Hermanu dapat dibuka dengan alamat : Thedjokos.blogspot.com.
“Jadi sebelum mesin-mesin dan blogger tersebut diserahkan, tentunya mereka kami ajari terlebih dahulu bagaimana cara operasionalnya,” pungkas dosen Fakultas Tehnik Mesin Umsida ini.
Usai mendapatkan bantuan mesin-mesin tersebut, Rahma Gunawati mengaku sangat senang sekali. Bantuan ini sangat berguna dan sangat memudahkan pekerjaannya.
“Produktivitas kami sebelumnya hanya sekitar 5 kg sampai 10 kg per hari, dengan bantuan mesin-mesin ini kami siap melayani pemesanan sebanyak-banyaknya,” ungkap Rahma Gunawati. [ach]

Tags: