Dispendik Kab.Probolinggo dan PGRI Gelar Pentas Seni

Pentas seni yang diadakan Dispendik dan PGRI kabupaten Probolinggo.

Kab.Probolinggo, Bhirawa
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-23 tahun 2017, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan PGRI Kabupaten Probolinggo menggelar pentas seni di sisi selatan Alun-alun Kota Kraksaan, Rabu (22/11) malam.
Pentas seni yang diikuti oleh PC PGRI dari 24 kecamatan ini mengambil tema “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja Untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.
Mereka akan mengikuti lomba fashion show busana kerja dan lomba cipta baca puisi dengan tema Endless Probolinggo.
Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo mengatakan dengan pentas seni dapat menjadikan acuan dan contoh guru dalam bersikap, bertutur dan berperilaku santun dalam melaksanakan tugas sebagai tenaga pendidik, menuangkan pikiran dalam cara berpakaian dan berjalan yang dikemas dalam lomba fashion show busana kerja motif batik khas Kabupaten Probolinggo dan berucap/bertutur kata melalui lomba cipta baca puisi serta yang tidak kalah penting adalah memupuk kecintaan kepada Kabupaten Probolinggo melalui Endless Probolinggo.
“Kegiatan ini bisa menjadi sebuah wadah untuk meningkatkan etos kerja dan penguatan pendidikan karakter. Harapannya mereka menjadi contoh di lembaga masing-masing dan menjadi contoh dan teladan bagaimana perilaku bersikap,” ungkapnya.
Menurut Purnomo, pentas seni ini bisa menumbuhkan kecintaan murid terhadap seni dan budaya Kabupaten Probolinggo. Disamping juga potensi wisata yang luar biasa di Kabupaten Probolinggo. Wujud kecintaan terhadap seni, budaya dan wisata ini dapat dilakukan dengan cara merawatnya dengan baik demi meningkatkan nilai jual Kabupaten Probolinggo.
Sementara Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengungkapkan bahwa pentas seni merupakan ajang untuk mewadahi bakat, minat dan kreatifitas seni budaya di lingkungan sekolah dalam rangka membentuk dan pewujudkan pelayanan pendidikan yang berkarakter dan bermutu.
“Pentas seni ini menjadi sebuah media untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik kepada seni dan budaya, khususnya budaya dan seni asli Kabupaten Probolinggo. Sekaligus untuk membentuk pribadi yang luhur dan berakhlak mulia, ” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi Korina juga bermain gitar mengiringi tampilan baca puisi dari Ika, sebagai juara baca puisi dari SDN Kotaanyar 1 Kecamatan Kotaanyar. “Hal ini saya lakukan untuk memotivasi seluruh insan pendidikan supaya menumbuhkan kecintaan kepada seni dan budaya,” tegasnya.
Pentas seni ini banyak menyajikan beragam atraksi seni meliputi paduan suara SMAN 1 Kraksaan, Tari Jejer Banyuwangi dari SMPN 1 Kraksaan, seni bela diri/pencak silat dari SMPN 1 Pajarakan, Pantomim dari SD Muhammadiyah Kraksaan, Tari Merak dari SMKN 1 Kraksaan, Tari Serenande dari SMPN 1 Besuk, baca puisi dari SD Insan Terpadu Paiton, Pantomim dari SDN Malasan 2, Tari Glipang dari SMPN 1 Krejangan, Tari Krida Tamtama Hati dari SMP Hati BBS Kraksaan. [wap]

Tags: