Diintai Banjir, BPBD Kota Batu Gelar Pelatihan Water Rescue

Para peserta pelatihan Water Rescue BPBD terlihat mempersiapkan skenario penyelamatan terhadap korban banjir.

Kota Batu,Bhirawa
Semakin tingginya intensitas hujan sejak seminggu terakhir meningkatkan potensi bahaya banjir di wilayah Kota Batu. Mengantisipasi bencana banjir BPBD Kota Batu menggelar pelatihan water rescue atau pertolongan di air.
Pelatihan water rescue diikuti 30 peserta dari anggota BPBD Batu dan Relawan Bencana Kota Batu dan dilaksanakan sejak kemarin selama 4 hari. Pelatihan ini merupakan persiapan penanganan bencana di kota yang memiliki banyak sumber air dan sungai hingga emiliki potensi tinggi terhadap bencana banjir bandang.
“Dan pada bulan Desember ini pula, biasanya banyak wisatawan yang memanfaatkan liburan akhir tahunnya dengan berwisata alam di Kota Batu. Kita harus menyiapkan diri jikalau sampai terjadi situasi dan kondisi kedaruratan,”ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Batu, Achmad. Chairur Rochim, Selasa (21/11).
Sebenarnya, lanjut Rochim, semua personel BPBD telah memiliki kemampuan dalam Search
And Rescue (SAR) atau kemampuan dalam pencarian dan pemberian pertolongan kepada korban bencana.
Namun dalam pelatihan kali ini BPBD memfokuskan pada pelatihan pemberian pertolongan di air. Karena tak sedikit sungai di Kota Batu yang meluap ketika hujan deras datang. Dan ancaman semakin bertambah ketika luapan sungai tersebut menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor.
Semua kecakapan dalam pemberian pertolongan di air diberikan dalam pelatihan ini. Di hari pertama, materi yang diberikan adalah penanganan korban bencana banjir yang lokasinya bertempat di Kecamatan Ngantang.
Kemudian disusul hari kedua dengan materi pelatihan evakuasi korban banjir yang bertempat di Sungai Brantas. Adapun dihari ketiga dan keempat diberikan materi pemberian bantuan medis yang dilaksanakan di Taman Kenanga.
Semua materi di atas adalah materi lanjutan. Artinya, peserta tidak hanya diberikan pengenalan alat dan pengkajian lokasi bencana saja. Tetapi pelatihan ini sudah ada skenario dalam penyelamatan korban yang susungguhnya.
“Jadi ada tingkat kesulitan tersendiri di setiap materi dari pada saat pelatihan dasar yang sebelumnya telah diterima para peserta,”jelas Rochim.
Diharapkan, ketika terjadi situasi kedaruratan bencana di Kota Batu, semua personel BPBD dan Relawan Bencana akan mampu meminimalisir adanya korban.(nas)

Tags: