Buser Polres Pasuruan Kota Jadi Korban Ledakan Petasan

Anggota polisi berinisial AD yang mengalami luka serius akibat jadi korban ledakan petasan langsung di larikan ke RS Malang, Selasa (14/11). Sebelumnya korban dirawat di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. [hilmi husain/bhirawa]

Kota Pasuruan, Bhirawa
Nasib sial di alami seorang anggota polisi di Polres Pasuruan Kota. Lantaran saat mengamankan barang bukti petasan, justru meledak. Akibatnya, anggota polisi berinisial AD mengalami luka serius, sehingga harus dilarikan ke sebuah rumah sakit di Kota Malang.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo membenarkan kejadian tidak terduga itu dialami salah satu anggotanya.
“Memang benar, itu anggota kami. Yang bersangkutan mengalami kecelakaan saat bertugas. Jari manisnya putus. Untuk perkembangan lanjutan nanti saya sampaikan lagi. Karena saya saat ini perjalanan menuju Madiun,” ujar AKBP Rizal Martomo, saat dihubungi sejumlah wartawan via telepon, Selasa (14/11).
Berdasarkan informasi, anggota polisi berinisial AD itu adalah seorang buru sergap (buser) di Satreskrim Polres Pasuruan Kota. Ketika itu, bersama tiga teman buser lainnya sedang menyelidiki kebenaran informasi masyarakat dalam hal penjualan petasan di kawasan Kraton.
Termasuk juga, mereka itu sedang pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) serta pengumpulan data (puldata).
Hasilnya, korban dan tiga anggta polisi lainnya berhasil membeli petasan jenis renteng dengan panjang 5 meter. Petasan itu terbuat dari kertas ukuran diameter dua sentimeter dan panjang di setiap satu meter ada bungkusan plastik bulat berukuran sekitar 7 sentimeter
Usai menemukan barang bukti, mereka meninggalkan Kraton menuju Mapolres Pasuruan Kota. Hanya saja saat menuju Mapolres, mereka mendadak berhenti disebuah rumah makan mie di kawasan Kota Pasuruan. Saat itu juga, mereka memesan makanan.
Namun, apes baginya. Di saat korban akan meletakkan petasan berdiameter 7 sentimeter untuk dijadikan bahan penyelidikan, mendadak meledak keras. Selanjutnya korban langsung dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan untuk mendapattkan perawatan selanjutnya.
Karena pihak RSUD dr R Soedarsono tak sanggup melayani pasien yang kondisnya tak memungkinkan, membuat korban langsung dibawa ke Kota Malang. Korban mengalami luka di jari manis dan kaki kanan.
“Petasan yang meledak itu sejenis petasan banting. Penyebabnya belum tahu. Yang jelas kami masih melakukan menyelidikan,” papar AKBP Rizal Martomo. [hil]

Tags: