Wali Kota-Wakil Petahana Dipastikan Bertarung di Pilwali Mojokerto 2018

Wali Kota Mas’ud Yunus saat mendaftar sebagai calon Wali kota di Kantor DPC PDIP Kota Mojokerto. [kariyadi/bhirawa]

Kota Mojokerto, Bhirawa
Dua petinggi Pemkot Mojokerto dipastikan bakal bertarung berhadap-hadapan dalam Pilwali Kota Mojokerto 2018 mendatang. Kondisi ini setelah Partai Golkar merekomendasi Suyitno yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Mojokerto mendampingi Ika Puspitasari adik Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa sebagai calon wali kota.
Sementara itu, Masud Yunus telah mendaftarkan diri sebagai cawali tunggal lewat PDIP. Pencalonannya sebagai Cawali kini mendapat dukungan dari Gerindra. Partai besutan Prabowo.
Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, sampai saat ini enggan memberi bocoran nama pasangan yang akan mendapatkan rekomendasi dari DPP partainya. ”Rekomendasi dari DPP insyaallah turun Oktober ini, nanti segera kami umumkan,” tandas wanita yang juga Ketua DPRD Kota Mojokerto ini.
Sementara itu, DPP Partai telah memastikan memberikan rekom kepada Suyitno, kadernya yang kini menduduki kursi Wakil Wali Kota Mojokerto untuk maju mendampingi Ika Puspitasari sebagai pasangan Cawali dan Cawawali.
Rekomendasi yang diteken Ketua DPP Partai Golkar Setyo Novanto dan Sekretaris Idrus Marham ini merupakan bukti riil majunya Suyitno menantang Mas’ud Yunus yang dulu merupakan patnernya.
”Golkar sudah  merekomendasi Pak Yit (Suyitno) untuk berpasangan dengan Ika. Namun apakah Ika akan berpasangan dengannya dalam pencalonan wali kota mendatang, kami belum tahu. Sebab, Ika belum menentukan siapa pasangan yang bakal mendampinginya dalam Pilwali 2018,” terang Ketua DPD II Partai Golkar Kota Mojokerto, Sonny Basuki Rajardjo, Kamis (12/10).
Sonny yang juga anggota DPRD Kota Mojokerto ini mengemukakan Ita kini masih menunggu persetujuan pihak keluarga terkait siapa menjadi pendampingnya. ”Beliau masih menunggu persetujuan keluarganya, apakah gandeng Pak Yit ataukah yang lain,” imbuhnya.
Menurut Sonny, selain Suyitno ada nama lain yang disebut akan mendampingi Ita. ”PAN mengajukan nama Mulyadi. Soal pendampingnya itu yang harus ditentukan,” tambahnya.
Meski demikian, Sonny memastikan jika pihaknya akan legowo Ita tak memilih Suyitno. Bahkan sebagai bentuk komitmennya, Golkar dan Suyitno akan menjadi tim pemenangan Ita dalam pilwali mendatang.
Pendaftaran terbuka Cawali dan Cawawali dari PDIP beberapa waktu lalu menghasilkan beberapa nama. Dari sekian banyak pendaftar, hanya Masud Yunus yang tak lain wali kota saat ini pilih running kepemimpinannya lewat partai ini. Diposisi wakil ada nama lain yakni, Kepala Bappeko Harlistyati, Indro Tjahjono, Febriyana Meldyawati dan Santoso dari unsur kader. Nama itu kita dilimpahkan ke DPP untuk diambil sepasang. [kar]

Tags: