Wali Kota Madiun Buka Sosialisasi Pemantapan Ideologi dan HAM

Wali Kota Madiun, H. Sugeng Rismiyanto, SH. M.Hum membuka sosialisasi Pemantapan Ideologi dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol),di gedung Diklat,Kota Madiun, Selasa (3/10). [sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Wali Kota Madiun, H. Sugeng Rismiyanto, SH. M.Hum membuka sosialisasi Pemantapan Ideologi dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol),di gedung Diklat,Kota Madiun, Selasa (3/10).
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Kota Madiun H. Maidi, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), guru, komite dan siswa dengan tema “Dengan Peningkatan Pemahaman HAM di Lingkungan Pendidikan, Kita Wujudkan Hak dan Kewajiban Dalam Proses Belajar Mengajar Yang Profesional dan Nyaman” ini, dibuka oleh Walikota Madiun.
Menurut Wali Kota Madiun, H. Sugeng Rismiyanto, HAM sekarang mudah dipahami dan sudah bisa diakses dari gogle dan sejenisnya. “Bahkan kita sudah membaca, bahkan kita sudah punya bukunya termasuk materinya. Tapi yang menjadi lebih penting adalah actionnya. Yang dilakukan oleh teman-teman dari OPD, apapun yang mau dilakukan oleh Pemkot Madiun, ada di Bappeda. Sudahkah di OPD bapak ibu sekalian memprogramkan tentang HAM? Karena HAM itu lingkupnya luas,” kata H. Sugeng Rismiyanto.
Dikatakannya, individu memang punya hak. Tapi negara juga mempunyai kewajiban atas berjalannya HAM.  Apakah kemudian melindungi hak-hak dari warga negara? Tapi di dalam pasti dituntut suatu kewajiban.
“Dan kita tidak pernah protes atas keyakinan kita. Khususnya dalam beragama. Mana hak kita? Tapi kita telah melakukan satu syariat yang diperintahkan. Mana hak dari agama, nanti kalau mati kita dijamin masuk surga atau neraka. Oleh karena itu, percaya itu adalah bagian dari yang kita inginkan secara proporsional dan profesional sehingga HAM tidak disampaikan dalam acara yang formal saja,” paparnya.
Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Kota Madiun, Bambang Subanto, mengatakan, acara ini diselenggarakan dengan madsud untuk meningkatkan pemahaman tentang HAM di lingkungan pendidikan dalam proses pelaksanaan belajar mengajar.”Sedangkan tujuannya untuk wewujudkan proses belajar mengajar yang profesional dan nyaman,” kata Kepala Badan Kesbangpol Kota Madiun, Bambang Subanto.
Rencananya, acara yang menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Kementrian Hukum (Kemenkum) HAM Jawa Timur ini, diselenggarakan selama dua hari, 3-4 Oktober 2017. [dar]

Tags: