Reportase Efektif dan Kiat Membangun Mutu Berita

Judul    : Teknik Melakukan & Melayani Wawancara
Penulis  : Abdullah Alamudi
Penerbit  : Kaifa
Cetakan  : Agustus 2017
Tebal    : 313 Halaman
ISBN    : 978-602-0851-86-0
Peresensi  : Ahmad Wiyono
Pegiat Literasi, tinggal di Pamekasan Madura

Berita yang bagus sudah pasti diawali dengan proses yang bagus pula, seorag jurnalis yang berhasil melahirkan berita luar biasa, dia pasti melakukan proses liputan dan penulisan dengan cara yang luar biasa, mulai dari penggalian data, pemilihan nara sumber, hingga pada penetuan anggel yang pas. Semua itu akan menentukan mutu berita yang ditulis oleh wartawan.
Dalam proses penyusunan berita, wartawan pasti tidak lepas dari kegiatan wawancara, proses ini sangat menentukan seberapa banyak infromasi dan data yang akan di dapat oleh wartawan, maka perlu keahilan luar biasa dari seorang wartawan ketika sedang menggali infromasi melalui wawancara, sejumlah persiapan harus dilakukan agar wawancara yang dilakukan bisa meanghasilkan data yang menarik dan akurat.
Buku berjudul Teknik Melakukan dan Melayani Wawancara ini menyuguhkan banyak metode dan langkah  wawancara efektif yang perlu dilakukan oleh wartawan. Agar, proses penggalian informasi berlangusng efektif, efisien serta mengena pada topik yang sedang digali.
Diramu dari pengalaman penulis sebagai jurnalis selama kurag lebih 30 tahun, buku terbitan Kaifa ini mengurai secara detil tahapan-tahapan dalam proses penulisan berita, terutama ang berkaitan dengan penggalian informasi dan reportase. Penulis buku ini menegaskan beberapa hal yang harus dikuasai jurnalis saat hendak melakukan reportase, seperti persiapan awal menjelang wawancara, kemudian bagaimana menyiapkan wawancara agar bisa menghasilkan berita yang bernas, memastikan hasil interviu yang kredibel dan bermanfaat.
Perjuangan utama seorang wartawan dalam proses menulis berita adalah memastikan keakuratan data, proses ini sangat penting karena jika wartawan asal-asalan dalam menyampaikan data, maka akan berdampak buruk terhadap pembaca. Salah satu metode untuk menguji akurasi data adalah dengan banyak melakukan bacaan-bacaan, riset serta diskusi dengan banyak pihak, sehingga data yang dihasilkan betul-betul berdasarkan fakta, tidak asumtif dan tidak merugikan orang lain.
Lakukan penelitian, kunjungi perpustakaan, baca semua berita dan keterangan lain di Koran, majalah dan laporan-laporan kantor berita mengenai topik yang anda cari. Mungkin anda atau kolega anda pernah mendengar stasiun radio atau televisi menyiarkan berita tentang orang atau topik yang sedang anda cari; dengarkan dan perhatikan rekamannya. Pahami betul istilah-istilah dan jargon-jargon yang ada hubungannya atau sering digunakan dalam profesi bersangkutan, apabila tidak jelas, cek buku-buku referensi. (Hal. 58).
Selsin itu, wartawan juga harus betul-betul paham dan mengenal sosok nara sumber yang sedang diwawancarai, terlebih nantinya ketika ditulis sipa sebenarnya sosok tersebut, gelar atau profesi orang yang kita jadikan narasumber harus betul-betul merepresentasikan kapasitas dan kualifkasi orang tersebut. Jangan sampai kepakaran narasumber yang kta tulis tak sama dengan hasil tulisan wartawan lain, ini jelas sangat membingunkan.
Seringkali wartawan kurang hati-hati memberi predikat pada narasumber. Misalnya, ketika diwawancarai dalam topik komunikasi, wartawan atau produser meneyebutnya “pakar komunikasi”. Dilain saat, narasumber yang sama, ketika diawawancarai persoalan politik, siwartawan atau produser menjulukinya “pakar politik”. Tindakan semacam ini membingungkan pembaca atau pendengar, penonton yang akan mempertanyakan kepakaran sebenarnya narasumber itu. Hal itu juga dapat merusak kredibilitas narasumber bersangkutan. (Hal. 70-71).
Wartawan sebagai pintu penyampai informasi kepada publik harus betul-betul melakukan proses penyusunan berita dengan baik, buku ini rupanya bisa menjadi rujukan pengetahuan terutama bagi wartawan yunior agar mutu wawancara bisa dibangun dan menghasilkan berita yang berkualias. Buku setebal 313 halaman ini diharapkan menjadi bekal dasar ilmu jurnalistik para kuli tinta di tanah air, termasuk bagi siapa saja yang sedang berafiliasi dengan dunia jurnalisitik. Selamat membaca.

                                                                                               ———- *** ———–

Tags: