Pelatihan Manajemen Organisasi Olahraga, Cetak Pengurus Profesional

Kabid Pengembangan Manajemen Kepemudaan dan Keolahragaan, Hartiin saat mengalungkan tanda peserta Pelatihan Manajemen Organisasi Olahraga di Hotel Sahid Surabaya.

Surabaya, Bhirawa
Peran pengurus olahraga dalam menjalankan roda organisasi sangat besar karena mereka seakan menjadi ‘pelayan’ bagi para atlet maupun pelatih. Selain itu pengurus dituntut bisa menjaga harmonisasi dan menjalankan manajemen organisasi.
Untuk menambah skil dan pengetahuan pengurus, Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Jatim menggelar Pelatihan Manajemen Organisasi Olahraga di Hotel Sahid Surabaya.
Menurut Kepala Dispora Jatim, Drs Supratomo, MSi yang disampaikan oleh Kabid Pengembangan Manajemen Kepemudaan dan Keolahragaan, Hartiin, SH menjelaskan  tujuan utama kegiatan yang diikuti perwakilan pengurus olahraga atau pengprov adalah meningkatkan profesionalisme dan mencetak pengurus yang bisa menjalankan manajemen olahraga.
“Jadi manajemen olahraga itu kombinasi keterampilan yang berhubungan dengan perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, penganggaran dan evaluasi,” kata Hartiin saat membuka kegiatan, Rabu (11/10) malam.
Lebih lanjut ia mengatakan kalau pelatihan ini juga untuk menyatukan pandangan tentang pentingnya manajemen organisasi untuk meningkatkan kerja pengurus. “Kalau organisasinya harmonis, maka itu akan berdampak pada prestasi atlet,” kata Hartiin.
Sementara itu salah satu peserta, Yusuf Santriono mengaku mendapat tambahan ilmu dari para narasumber, terutama soal pengelolaan anggaran. “Banyak ilmu yang saya dapat terutama masalah pengelolaan anggaran,” kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I Percasi (catur) Jatim.
Demikian juga dengan Wakil II bidang Prestasi PDBI (Drumband) Jatim, Riciana justru mendapat wawasan soal penggalian dana atau sponsor. Saat itu nara sumber Arifin dari Unesa meminta agar para pelatih memperhatian produk atau alat yang digunakan para atlet untuk berlatih atau bertanding.
Kemudian mereka bisa meminta sponsor pada produsen produk tersebut, selain itu pengurus juga harus jeli melihat saingan produsen olahraga. “Disinilah Pak Arifin bisa mengubah mind set saya, karena perlatan di drumband sangat banyak mulai dari peralatan hingga kostum,” katanya. [wwn]

Tags: