Kiai dan Organisasi Dihina, GP Ansor Lapor Polda Jatim

GP Ansor melaporkan akun media sosial Facebook yang menghina kiai dan organiasi NU ke Polda Jatim, Kamis (12/10). [abednego/bhirawa]

Polda Jatim, Bhirawa
Gerakan Pemuda (GP) Ansor melaporkan beberapa akun di media sosial (medsos) Facebook ke Unit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (12/10). Pelaporan ini terkait dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap kiai, Ketua Umum PP Ansor hingga lembaga Nahdlatul Ulama (NU).
Kuasa hukum dari LBH PP GP Ansor Pusat Ahmad Budi Prayoga mengatakan, pihaknya melaporkan beberapa akun terkait dugaan ujaran kebencian. Di antaranya dilakukan oleh akun bernama Generasi Muda NU Jatim dan Zabib Muhhamad. Laporan ini terkait, beberapa kali akun-akun ini melakukan postingan yang berisi ujaran kebencian di medsos.
Khususnya ujaran kebencian terhadap tokoh-tokoh ulama NU dan organisasi NU, dan terhadap Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. “Tujuan kami datang ke Polda Jatim, supaya akun-akun ini diproses secara hukum. Tentu saja ujaran kebencian ini bertujuan untuk menghina, pencemaran nama baik dan menyebarkan kebencian terhadap kiai NU,” kata Ahmad Budi Prayoga di Polda Jatim, Kamis (12/10).
Dengan laporan ini, Ahmad berharap supaya pemilik akun ini ditindaklanjuti dengan upaya proses hukum. Terlebih ujaran kebencian ini dilakukan di wilayah hukum Polda Jatim, yakni di Pamekasan dan Sumenep. Selain proses hukum, Ahmad berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di medsos maupun di masyarakat.
Sementara itu, A Gufron Siradj, pengurus dari PP GP Ansor mengaku para kiai resah terhadap akun-akun di media sosial yang menghina dan menghujat mereka. “Perbedaan pendapat itu hal biasa. Tapi kalau dengan ujaran kebencian dan menimbulkan keresahan, itu harus ditindak secara hukum,” ucapnya. [bed]

Tags: