Kapolda Siap Cetak Atlet Tenis Meja “Jempolan”

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mencoba permainan tenis meja sehari sebelum turnamen Kapolda Cup 2017, Kamis (12,10).

Polda Jatim, Bhirawa
Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin menggelar kejuaraan terbuka tenis meja piala Kapolda Cup 2017 yang diselenggarakan mulai tanggal 13 hingga 15 Agustus 2017 di DBL Arena, Jl A Yani, Surabaya. Even ini sekaligus bagian dari mencetak atlet-atlet tenis meja yang handal.
Irjen Pol Machfud Arifin mengaku perlombaan yang diikuti delapan negara di Asia ini, merupakan ajang yang bergengsi dan belum pernah diadakan sebelumnya. Dengan harapan bisa mencetak juara atlet-atlet yang berkompetitif, terutama dari Indonesia dan mampu bertarung pada sejumlah atlet di Asia maupun di dunia.
“Kejuaraan ini diikuti oleh atlet junior asal Indonesia, dengan harapan mampu termotivasi dan lebih berprestasi kedepannya,” kata Irjen Pol Machfud Arifin, Kamis (12/10).
Bibit yang lama, lanjut Machfud, tetap terlatih dan dapat berkompetisi kembali. Dengan banyaknya kompetisi dan latihan, ditambah hadiah yang cukup besar, Machfud yakin hal tersebut dapat menjadi memotivasi dan semangat bagi para peserta kejuaraan terbuka tenis meja piala Kapolda Cup 2017.
Di Indonesia sendiri, Machfud merasa olahraga tenis meja di Indonesia kurang begitu diminati. Dengan adanya kejuaraan terbuka ini, Ia pun berharap nantinya akan menciptakan atlet berprestasi asal Indonesia, khususnya Kota Surabaya.
“Kalau Pingpong (tenis meja) di Indonesia masih kurang berkiprah, tapi kalau di Cina dan Singapura bagus-bagus. Semoga dengan adanya turnamen ini, kami dapat meningkatkan prestasi para pemuda Indonesia dan dapat memotivasi para atlet untuk lebih berprestasi,” harapnya.
Pada kejuaraan terbuka tenis meja ini, Machfud menuturkan perlombaan yang diadakan tersebut bertaraf internasional. Perlombaan tenis meja ini diikuti delapan negara, termasuk Indonesia. Dengan jumlah pesertanya mencapai ratusan, termasuk Indonesia sendiri pun turut berpartisipasi meramaikan perlombaan itu.
“Jumlah peserta ada 320 orang dan banyak yang mau mendaftar lagi. Untuk itu kami minta maaf, pendaftaran tidak dapat kita buka lagi dan sudah tertutup karena kuotanya sudah penuh,” ungkapnya.
Ditambahkannya, atlet internasional dari Cina dan Singapura kun turut berpartisipasi. Ada juga atlet professional yang dari Malaysia. Adanya atlet professional ini, dengan harapan bisa merangsang pecinta olahraga tenis meja di Indonesia dan membangkitkan olahraga ini di Indonesia.
“Olahraga ini adalah olahraga yang murah, dimana saja bisa dimainkan dan tidak butuh tempat yang luas dan tidak buang waktu yang lama lama. Saya berharap olahraga tenis meja ini bisa digelorakan di Indonesia,” pungkasnya. [bed]

Tags: