Dandim 0815 Mojokerto Gelar Upacara Kesaktian Pancasila

Upacara 1 Oktober di Pemkab Mojokerto Bupati Mojokerto Mustofa Kemal Pasha tampil sebagai Inspektur Upacara. [hasan amin/bhirawa]

Kab.Mojokerto, Bhirawa
Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Czi Budi Pamudji ternyata cukup piawai dalam menyikapi kemana harus datang memenuhi undangan, jika dua pemerintah di Mojokerto yakni Pemkab dan Pemkot menggelar acara yang sama dalam waktu bersamaan pula.
Seperti halnya pada Upacara hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017. Kedua pemerintahan ini sama-sama menggelar upacara pada hari dan jam yang sama pada Hari Minggu (1/10). Bagi Forpimda lain selain Kodim 0815tidak ada masalah. Karena di Pemkab sudah ada Polres Kabupaten. Untuk Pemkot juga sudah ada Polresta. Demikian juga Kejaksaan di Pemkab dan Pemkot masing- masing sudah ada kantor maupun Pejabatnya. Namun khusus Kodim hanya ada satu yakni Kodim 0815 Mojokerto untuk dua pemerintahan.
Maka jika ada kegiatan yang sama dalam hari dan waktu yang sama, maka Dandim 0815 harus berbagi tempat dengan Kasdim, sebagaimana yang dilakukan pada upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2017 ini.
Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letkol Czi Budi Pamudji menghadiri kegiatan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Ke-52 Tahun 2017 di Halaman Kantor Pemkab Mojokerto Jl Ahmad Yani, Nomor 16, Kota Mojokerto, sedangkan Kasdim Mayor Nuryakin hadir di Pemkot Mojokerto.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Ke-52 Tahun 2017 mengusung tema Bekerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil Dan Makmur. Peringatan
di Pemkab Mojokerto dihadiri sekitar 750 orang, sedangkan di Pemkot Mojokerto dihadiri sekitar 350 orang. Tampil sebagai Inspektur upacara Pemkab. Mojokerto Bupati, Mojokerto Mustofa Kemal Pasha SE. Sedangkan Ispektur Upacara di Pemkot Mojokerto. Wawali, IR Suyitno.
Usai kegiatan, Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Czi Budi Pamudji mengungkapkan, hari ini yang kita kenal dengan Hari Kesaktian Pancasila merupakan perjalanan sejarah Bangsa Indonesia yang berhasil mempertahankan Ideologinya. Ini harus tetap diingat sekaligus cermin bagi kita semua khususnya generasi muda dalam menapaki kehidupan berbangsa dan bernegara.
”Mengingat peran generasi muda sangat penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa, maka generasi muda harus benar-benar memahami sejarah bangsa, memahami nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Untuk itu diperlukan penguatan wawasan kebangsaan diantaranya pemahaman Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” kata Dandim. [min]

Tags: