BPBD Jember Berangkatkan 20 Relawan Ke Bali

foto ilustrasi

Kab.Jember, Bhirawa
Sebanyak 20 relawan diberangkatkan ke Bali oleh BPBD Jember. Mereka akan bergabung bergabung dengan relawan lainnya untuk membantu para pengungsi yang ada di Posko pengungsian Gunung Agung.
“Kalau ditotal jumlah relawan yang diberangkatkan ada kurang lebih 20 orang,” tutur Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember Heru Widagdo kepada sejumlah media kemarin.
Heru mengaku jika relawan yang berangkat ini merupakan klotter pertama. Jika dirasa masih dibutuhkan, ia akan segara menambah personil tambahan. “Mereka akan bertugas selama lima hari ke depan. Setelah itu, akan kami tarik kembali dan digantikan dengan tim kloter berikutnya,” jelasnya.
Ia menjelaskan, tim relawan yang dikirim ke Bali tersebut, merupakan Anggota dari TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Jember yang mendapat mandat untuk membantu para pengungsi. Proses tersebut sesuai dengan standar operasional, dimana para tim relawan tidak dikirimkan sekaligus.
” Kita tidak mengirim sekaligus, ini untuk mengantisipasi bencana yang lebih besar, misalnya meletus. Jika kami kirimkan semua, khawatir capek atau mungkin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena statusnya masih belum meletus,” tandasnya.
Sesuai dengan surat perintah yang diterima oleh BPBD Jember, Tim relawan ini akan ditempatkan di posko utama di Karangasem, Bali. “Nantinya akan bersama dengan tim BPBD dari kota/kabupaten di Jawa Timur, ada dari Lumajang, juga ada dari Banyuwangi,” jelasnya.
Secara teknis, dalam tugasnya relawan ini akan berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk membantu masyarakat di pengungsian.” Berdasarkan laporan yang diterima, masalah utama yang harus terselesaikan dalam bencana adalah ketersediaan logistik yang cukup. Sesuai data Kementerian Sosial, sedikitnya dibutuhkan 30 ton beras per hari untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh pengungsi Gunung Agung. Berdasarkan data BNPB, jumlah pengungsi ada 96.068 jiwa yang tersebar di 430 titik pengungsian.” ungkapnya pula.(efi)

Tags: