BKD Pemkab Gresik Tertibkan Tenaga Non PNS Fiktif

Sejumlah pegawai non PNS saat dilakukan pendataan usai apel pagi kemarin. [kerin ikanto/bhirawa]

(Jangan Sampai Makan Gaji Buta)
Gresik, Bhirawa
Setelah sebelumnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) ditertibkan saat apel pagi, kali ini giliran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik menertibkan tenaga non PNS yang ada di Lingkungan Kantor Bupati Gresik.
Selepas apel pagi umum, Senin (9/10) kemarin, BKD memerintahkan seluruh tenaga non PNS yang ada agar berbaris di halaman Kantor Bupati Gresik disaksikan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Sekda Gresik, Djoko Sulistio Hadi serta beberapa pejabat di Pemkab Gresik. Para tenaga non PNS ini berbaris berkelompok. Mereka didampingi  pejabat eselon IV yang mengurusi bidang administrasi kepegawaian.
Kepala BKD Pemkab Gresik, Nadhif kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono menjelaskan, dikumpulkannya para tenaga non PNS ini penting. Hal ini untuk mencocokkan tenaga non PNS yang ada dengan data yang ada pada BKD. ”Saya tidak ingin ada tenaga non PNS yang fiktif. Pemkab membayar gaji pada orang yang tidak ada. Ini jangan sampai terjadi,” katanya.
Ditambahkan Nadlif, salain para tenaga non PNS yang ada di lingkungan Kantor Bupati Gresik, pihaknya juga akan melakukan pendataan pada seluruh OPD sampai pada kelurahan yang di Gresik.
Sementara itu, kali ini hasil pendataan yang didapat, dari total 313 tenaga non PNS yang ada di sekitar kantor Bupati Gresik ada 190 orang yang hadir ikut apel, sakit tiga orang, izin 10 orang, dinas dalam 45 orang, dinas luar empat orang, cuti melahirkan satu orang dan tanpa keterangan 61 orang.
”Yang 61 orang ini belum diteliti kembali apakah memang dia sedang tugas di luar. Karena ada beberapa tenaga yang tugasnya membantu sebagai tenaga malam, kebersihan dan penjaga gedung,” jelas Suyono. [eri]

Tags: