Uniknya Karnaval Ala Warga Besuki, Situbondo

Salah satu peserta Besuki Festival Carnaval Situbondo tampil memukau dalam parade busana daur ulang kertas. [sawawi]

Diberi Nama Besuki Fashion Carnaval, Peserta Memakai Gaun Barang Bekas
Kabupaten Situbondo, Bhirawa
Ada yang berbeda dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Jika sebelumnya hanya perayaan biasa nan sederhana, kali ini perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72 ini berlangsung spektakuler. Seperti apa kemeriahannya ?.
Siang itu, ribuan warga Besuki berbondong-bondong memadati jalan raya menuju alun-alun Besuki. Mereka tak peduli dengan terik matahari yang sangat menyengat demi melihat aksi karnaval yang diselenggarakan pertama kalinya di daerahnya. Karnaval yang bertajuk Besuki Fashion Carnaval ini pun sukses, meski tak semegah dan sesukses karnaval sejenis yang lebih dulu terkenal seperti Jember Fashion Carnaval ataupun Banyuwangi Ethno Carnival.
Yang menarik dari karnaval ini adalah, peserta memakai bahan daur ulang kertas bekas dan barang bekas lainnya yang disulap menjadi berbagai kreatifitas unik. Ketua Besuki Fashion Carnaval, Sutomo, mengaku tak menyangka dan terkesima melihat kreatifitas peserta. Rata-rata peserta karnaval memakai gaun atau kostum dari barang-barang bekas yang mereka sulap menjadi busana fashion yang sangat menarik.
Suksesnya Besuki Fashion Carnaval yang diselenggarakan Desa Besuki ini, Sutomo bertekad akan menyelenggarakannya tiap tahun saat Agustusan. “Berdasarkan kesepakatan warga, tiap Agustus nanti akan diselenggarakan Besuki Fashion Carnaval. Sebab, selain memberikan hiburan juga mengajak masyarakat agar lebih kreatif melihat barang-barang bekas menjadi barang yang lebih bermanfaat,” katanya.
Menurut pria yang telah lama mengabdi di kepengurusan Kota Sehat di Situbondo ini, sedikitnya 60 peserta ikut berpartisipasi di Besuki Fashion Carnaval. Mereka terbagi dalam dua kategori, yakni sekolah dasar dan umum. Namun ke depan, kategori ini akan dikembangkan menjadi beberapa kategori. Alasannya, animo dan perhatian masyarakat sangat tinggi. Sayang, jika hanya diikuti dua kategori saja.
“Ada yang berbeda dengan karnaval sejenis seperti Jember Fashion Carnaval ataupun Banyuwangi Ethno Carnival. Semua peserta Besuki Fashion Carnaval mengenakan busana daur ulang dari kertas atau tutup botol bekas. Ini yang menarik dari karnaval ini,” ungkapnya.
Spektakulernya Besuki Fashion Carnaval ini pun mengundang kagum penonton. Salah satunya Sundoro, yang mengaku Jember Fashion Carnaval memiliki keunikan tersendiri dibanding Jember Fashion Carnaval dan Banyuwangi Ethno Carnival. Meski levelnya kecil, tapi Besuki Fashion Carnaval sukses menghibur warga Besuki, yang jarang ada karnaval semacam ini.
“Meski peserta karnavalnya mengenakan barang bekas, tapi mereka tak kalah elegannya. Peserta karnaval tampil sangat memukau dan penuh percaya diri. Mereka tampil dengan lenggak-lenggok di atas catwalk layaknya model profesional. Mereka sangat pede (percaya diri, red) berjalan hingga menuju garis finish,” ungkapnya.
Dalam Besuki Fashion Carnaval ini, peserta harus berjalan kaki sepanjang satu kilometer. Mereka dilepas oleh Camat Besuki, Budi Hartono dari Klenteng menuju alun-alun Besuki. “Sepanjang jalan, penonton banyak yang berebut minta selfie ataupun wefie dengan peserta karnaval. Ini menunjukkan Besuki Fashion Carnaval diterima baik oleh masyarakat,” kata Budi.
Ribuan warga, lanjut mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Situbondo ini, terlihat terpesona dengan penampilan peserta Besuki Fashion Carnaval, yang terlihat sangat anggun walaupun dibalut gaun dari bahan bekas. “Sangat menarik dan wajib diselenggarakan lagi,” pintanya.
Salah seorang peserta Besuki Fashion Carnaval, Moh Ilham mengaku, dirinya memanfaatkan kain goni untuk membuat busana yang diberi motif biota laut. Pilihan motif ini bukan tanpa alasan, tapi ingin menggambarkan kekayaan laut Situbondo.
“Meski busana ini beratnya hingga 15 kilogram, tapi saya sangat senang mengikuti karnaval ini. Saya ingin menghibur masyarakat dengan penampilan unik yang saya buat. Dan saya setuju jika Besuki Fashion Carnaval ini diadakan tiap tahun. Saya akan ikut berpartisipasi,” pungkasnya. [sawawi]

Tags: